Melakukan Program Bayi Tabung saat Berpuasa, Puasa Batal?

Saat bulan Ramadhan tiba, banyak pasangan muslim yang masih dalam proses program bayi tabung (IVF) sering bertanya-tanya: apakah menjalani prosedur ini saat puasa dapat membatalkan puasa? Pertanyaan ini wajar karena program bayi tabung melibatkan serangkaian pemeriksaan dan tindakan medis, yang sebagian di antaranya bisa terjadi di siang hari selama Ramadan.
Apa Itu Program Bayi Tabung?
Program bayi tabung atau in-vitro fertilization (IVF) adalah metode bantuan reproduksi yang dilakukan ketika pasangan mengalami kesulitan hamil secara alami. Secara umum, proses bayi tabung meliputi beberapa tahap utama:
- Stimulasi ovarium:
Wanita akan diberikan hormon untuk merangsang ovarium agar menghasilkan beberapa sel telur. - Pengambilan sel telur (egg retrieval):
Sel telur diambil dari ovarium melalui prosedur medis di klinik atau rumah sakit. - Fertilisasi di laboratorium:
Sel telur yang telah diambil akan digabungkan dengan sperma di luar tubuh (di tabung laboratorium). - Transfer embrio:
Embrio hasil pembuahan akan dimasukkan kembali ke rahim untuk menunggu kemungkinan tumbuh menjadi kehamilan.
Setiap tahap ini dapat membutuhkan waktu, pemeriksaan darah, dan beberapa injeksi hormon dalam periode tertentu, bukan sekadar satu kali tindakan.
Apakah Tindakan Medis Itu Membatalkan Puasa?
Dalam Islam, puasa dianggap sah selama tidak terjadi hal-hal yang membatalkannya, seperti makan atau minum secara sengaja melalui mulut atau saluran yang terbuka ke pencernaan. Ajaran fiqh menjelaskan bahwa sesuatu yang masuk melalui jalur pencernaan (mulut atau hidung) dengan sengaja dapat membatalkan puasa.
Berbeda dengan itu, sebagian besar tindakan medis yang dilakukan dalam program bayi tabung tidak masuk melalui jalur pencernaan, misalnya:
- Injeksi hormon dan obat:
Suntikan yang diberikan melalui kulit atau otot untuk stimulasi tidak termasuk masuknya makanan atau minuman, sehingga umumnya tidak membatalkan puasa. - Pengambilan darah untuk tes:
Prosedur ini juga tidak membatalkan puasa karena darah yang diambil adalah dari tubuh, bukan masuk ke dalamnya melalui mulut atau pencernaan. - Prosedur pengambilan telur atau transfer embrio:
Secara umum, tindakan medis semacam ini tidak dianggap membatalkan puasa, karena tidak ada makanan atau minuman yang masuk melalui saluran pencernaan. Menurut beberapa pendapat fiqh modern, vagina bukan merupakan “lubang yang membatalkan puasa” karena tidak terhubung ke sistem pencernaan.
Dengan demikian, mengikuti program bayi tabung saat berpuasa tidak otomatis membatalkan puasa hanya karena menjalani prosedur medis tersebut.
Pertimbangan Medis dan Praktis Selama Puasa
Walaupun dari sisi hukum puasa tidak batal, secara medis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila Anda memilih untuk menjalani IVF di bulan Ramadan:
- Hidrasi dan energi tubuh:
Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dan makanan sepanjang siang hari. Penggunaan hormon dan pemeriksaan berulang dapat membuat tubuh cepat lelah atau dehidrasi. Jadi, sangat penting untuk memastikan asupan makanan dan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka. - Jadwal obat dan injeksi:
Beberapa obat atau hormon perlu diberikan dalam waktu tertentu. Bicarakan dengan dokter Anda apakah jadwal dapat disesuaikan agar tetap efektif dan tidak melanggar puasa. - Pemantauan kondisi tubuh:
Jika Anda merasa sangat lemah, pusing, atau mengalami efek samping berat dari obat, konsultasikan dengan tenaga medis. Dalam Islam, menjaga kesehatan dan tidak membahayakan diri sendiri juga sangat diperhatikan.
Puasa tidak diberhentikan secara otomatis karena mengikuti program bayi tabung, karena sebagian besar tindakan medis yang terkait IVF tidak termasuk hal yang membatalkan puasa dalam fiqh Islam.
Anda tetap harus menjaga kesehatan, hidrasi, dan konsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan jadwal perawatan selama Ramadan.
Jika suatu tindakan medis secara jelas memerlukan makan–minum di siang hari demi kesehatan, Islam memberikan keringanan untuk tidak berpuasa dengan menggantinya di hari lain setelah Ramadan.
Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:
081336865595
Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya
