fbpx
Senin - Jumat08:00-14:00Sabtu08:00-13:00Call us 081336865595
Category filter:AllKesehatanTipsUncategorized
No more posts

Artikel

Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda dan keluarga
Desain-tanpa-judul-42.png
01/Nov/2022

9 TIPS MENJAGA KESEHATAN IBU HAMIL DAN JANIN DALAM KANDUNGAN

Penting bagi ibu hamil untuk selalu menjaga kesehatan dirinya selama 9 bulan kehamilan. Ingat, janin juga akan bertumbuh dengan sehat sampai waktu kelahirannya jika ibunya sehat. Bagaimana caranya menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi dalam kandungan? Jawabannya satu, menerapkan pola hidup sehat saat Ibu sedang hamil.

Menjaga kesehatan ibu hamil dengan menerapkan pola hidup sehat

Menjaga kesehatan ibu hamil memang gampang-gampang susah. Namun, hal ini bukan tidak mungkin terwujud jika ibu hamil menerapkan berbagai pola hidup sehat seperti;

1. Makan makanan bergizi

Kondisi kesehatan selama kehamilan sangat bergantung pada pola hidup sehat yang diterapkan ibu hamil. Isilah piring makan Anda dengan variasi makanan sehat yang bergizi tinggi untuk mendukung kesehatan diri sendiri juga janin dalam kandungan.

Bagi ibu, makan makanan bergizi dapat membantu menambah stamina, menghindari risiko komplikasi kehamilan, mengontrol berat badan saat hamil tetap sehat. Dengan menerapkan pola makan yang sehat, kesehatan ibu hamil akan jauh lebih baik.

Selain itu, ibu hamil yang menerapkan pola makan sehat juga cenderung terhindar dari depresi saat hamil. Pasalnya, makanan bergizi membantu menstabilkan mood ibu sepanjang kehamilan.

Makan makanan bernutrisi sejak kehamilan muda juga bantu mempersiapkan kesehatan ibu hamil secara maksimal menjelang persalinan.

Asupan gizi yang bervariasi tapi tetap seimbang juga mendukung kelancaran proses tumbuh kembang bayi dan kesehatan ibu hamil. Tidak lupa, asupan makanan bergizi dapat membantu menjaga berat janin tetap sehat serta mencegah risiko bayi mengalami cacat lahir.

Makanan bernutrisi yang wajib dikonsumsi agar kesehatan ibu hamil tetap terjaga adalah:

  • Makanan berprotein, seperti telur yang dimasak matang, dada ayam, dan gandum utuh (roti gandum dan beras merah).

  • Makanan yang mengandung vitamin C, seperti buah jeruk, jambu biji dan stroberi

  • Makanan dan minuman mengandung kalsium, seperti susu yang dipasteurisasi dan sayuran berwarna hijau.

  • Makanan kaya zat besi, seperti brokoli dan kacang-kacangan.

  • Makanan yang mengandung lemak sehat, misalnya ikan salmon (dimasak matang) dan buah alpukat.

  • Makanan yang mengandung asam folat, seperti kuning telur dan bayam.

Sementara itu, agar kesehatan ibu hamil tetap terjaga, hindari makan daging setengah matang, jeroan hewan, dan makanan cepat saji yang tinggi lemak trans selama ibu hamil menjalani pola hidup sehat.

Hindari juga makan ikan yang mengandung tinggi merkuri selama hamil, seperti ikan tuna, ikan makarel, dan ikan pedang agar kesehatan ibu hamil tetap terjaga.

2. Minum vitamin prenatal

Minum vitamin prenatal dianjurkan untuk menjaga kesehatan ibu hamil sebagai salah satu usaha dalam menjalani pola hidup sehat.

Asupan nutrisi untuk ibu hamil sebetulnya banyak tercukupi dari makanan sehari-hari. Namun, vitamin dapat membantu memenuhi sekaligus memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan janin dalam kandungan.

Vitamin hamil pada umumnya mengandung asam folat dari vitamin B. Asam folat berperan penting dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi. Asam folat juga bermanfaat untuk mencegah risiko bayi lahir cacat dan menjaga kesehatan ibu hamil.

Vitamin ini baiknya wajib diminum mulai sejak sebelum hamil. Konsultasikan dengan dokter tentang vitamin prenatal apa yang Anda benar-benar butuhkan.

Jika minum vitamin hamil bikin ibu mual, coba minum di waktu malam hari atau kunyah permen karet ketika mulai merasa mual.

3. Olahraga rutin

Hamil bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Olahraga masih menjadi bagian penting dari pola hidup sehat ibu hamil untuk menjaga kesehatan selama kehamilan.

Olahraga membantu melancarkan sirkulasi darah serta oksigen dalam tubuh, memperkuat otot, dan mengurangi stres saat hamil. Olahraga juga mendukung kecerdasan bayi sejak dalam kandungan.

Usahakan menyempatkan waktu 30 menit setiap hari untuk berolahraga demi kebaikan kesehatan ibu hamil. Ada banyak pilihan olahraga yang aman untuk ibu hamil. Namun, Anda tidak perlu berolahraga yang berat. Kegiatan fisik ringan seperti jalan santai, renang, atau bahkan yoga, umumnya aman dilakukan sepanjang usia kehamilan.

4. Berhenti merokok dan minum alkohol

Demi menjaga kesehatan ibu hamil dan kandungannya selama 9 bulan ke depan, hindari merokok dan minum minuman beralkohol.

Merokok dan/atau minum alkohol saat hamil dapat meningkatkan risiko keguguran. Dua kebiasaan buruk ini juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, lahir mati, lahir cacat, atau lahir dengan berat badan rendah. Maka, pastikan menjalani pola hidup sehat ibu hamil yang bebas rokok dan alkohol.

5. Menjaga berat badan tetap ideal

Setiap wanita yang sedang mengandung dianjurkan untuk makan makanan bergizi demi kesehatan ibu saat hamil. Selain untuk menjaga kesehatan, makan teratur juga bertujuan untuk menambah berat badan ibu hamil agar ideal.

Ibu yang punya berat badan normal sebelum hamil disarankan untuk menaikkan berat badan hingga 11,5-16 kg selama hamil. Sementara jika Anda bertubuh sangat kurus sejak sebelum hamil, berat badan harus ditambah 13-18 kg selama hamil.

Kenaikan berat badan sangat berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan bayi. Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, pertambahan berat badan menunjukkan kebaikan status gizi ibu hamil dan perkembangan janin di dalam kandungan.

Idealnya, Anda disarankan untuk menambah 300 kalori per hari guna menambah berat badan dan menjaga kesehatan ibu hamil.

Namun, bukan berarti ibu hamil bisa makan sebanyak-banyaknya. Frekuensi waktu makan, porsi, dan jenis makanannya harus benar-benar diperhatikan agar tidak sampai kelebihan berat badan dan mengganggu kesehatan ibu hamil.

Kelebihan berat badan saat hamil dapat mengacaukan pola hidup sehat Ibu yang telah dijalankan. Maka, sebaiknya konsultasi ke dokter kandungan untuk mendapatkan rekomendasi bagaimana cara menjaga berat badan ideal saat hamil.

Dokter dapat membantu menyusun rencana pola makan sehat yang benar sekaligus mencegah Anda dari komplikasi seperti diabetes gestasional.

6. Cukup minum air putih

Untuk menjaga kesehatan ibu hamil, dianjurkan cukup minum air putih cukup setiap hari. Asupan cairan yang mencukupi bantu melancarkan aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam rahim untuk diterima janin.

Selain itu, menjaga pola hidup sehat ibu hamil dengan rajin minum air putih juga bisa meningkatkan sistem imun kesehatan.

Tak hanya itu, kebiasan ini juga bantu mencegah berbagai macam masalah kesehatan pada ibu hamil. Adapun berbagai masalah yang bisa dicegah yaitu, dehidrasi, kelelahan, anemia, sembelit, wasir, dan infeksi saluran kencing.

Usahakan minum air 8 sampai 10 gelas sehari. Agar tidak bosan minum air putih yang terasa hambar, coba tambahkan potongan lemon, stroberi, atau jeruk nipis untuk menambah kesegarannya.

7. Rajin cuci tangan

Mencuci tangan pakai sabun adalah kebiasaan yang wajib dilakukan ibu hamil saat menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Selalu cuci tangan setelah dari toilet, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan setelah masak, serta sesudah memegang barang atau fasilitas umum.

Rajin cuci tangan dapat membantu membunuh kuman dan bakteri penyebab penyakit yang rawan menyerang selama kehamilan. Berbagai bakteri yang rentang menyerang yaitu, streptokokus Grup B, cytomegalovirus, hingga toksoplasmosis.

Infeksi serius tertentu yang dialami ibu saat hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi serta risiko bayi lahir cacat. Hal ini tentu dapat mengganggu kesehatan tak hanya pada ibu hamil tetapi juga janin.

Jika tidak ada sumber air bersih, Anda bisa siap sedia menggunakan gel cuci tangan (hand sanitizer) yang mengandung etil alkohol agar kesehatan ibu hamil tetap terjaga.

8. Tidur cukup

Salah satu bagian penting dari pola hidup sehat ibu hamil yang sering terlupakan adalah cukup tidur. Sayangnya selama hamil, Anda akan lebih mudah ngantuk di siang hari dan sulit tidur di malam hari akibat perubahan hormon.
Masalah ini kemudian membuat Anda jadi kurang tidur akibat jadwal tidur yang tidak menentu. Parahnya lagi, kurang tidur selama kehamilan dikaitkan dengan komplikasi seperti preeklampsia dan berisiko lahir caesar.
Solusinya, segera tidurlah begitu Anda merasa capek atau ngantuk. Sering-seringlah tidur siang untuk mencukupi waktu tidur Anda.
Ibu hamil sebenarnya malah dianjurkan untuk tidur malam lebih lama dari biasanya selama trimester pertama kehamilan. Banyak tidur juga dianjurkan untuk membantu proses persalinan lebih lancar dan membuat kesehatan ibu hamil terjaga dengan baik.
Menurut American Pregnancy Association, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar ibu hamil tidur cukup sehingga kesehatan tubuhnya tetap terjaga.
  • Mencoba posisi tidur baru.

  • Sebelum tidur, coba mandi air hangat dan minta pasangan memijat tubuh Anda yang pegal-pegal.
  • Atur suhu ruangan dan cahaya di kamar senyaman mungkin.

  • Cobalah teknik relaksasi, seperti yang mungkin telah Anda pelajari di kelas persalinan.

  • Apabila masih sulit tidur, coba untuk membaca buku, makan makanan kecil seperti buah, atau minum susu hangat

  • Berolahraga secara teratur di siang hari juga dapat membuat tidur malam jadi tidak sulit.

  • Sempatkan tidur siang sebentar sekitar 15 menit per hari. Tidur siang terlalu lama malah bisa bikin ibu hamil jadi sulit tidur di malam hari.

9. Hindari stres berlebih

Alasan kenapa tidur sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil karena salah satu manfaat pentingnya yaitu meredakan stres. Stres berat yang mengganggu pikiran dan batin ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan bayi di dalam kandungan.

Untuk itu, coba cari tahu dulu apa yang menyebabkan Anda stres. Curahkan uneg-uneg Anda pada orang terdekat atau pasangan agar semua beban pikiran dapat berkurang.

Setelahnya, Anda bisa mencoba teknik pernapasan dalam atau meditasi untuk menghilangkan stres. Yoga saat hamil juga sama baiknya untuk membunuh rasa penat dalam jiwa, lho!

Sempatkanlah waktu untuk melakukan hal yang Anda suka dan baik untuk kesehatan agar Ibu tidak stres selama hamil.

Menonton TV, mendengarkan musik, jalan-jalan bersama pasangan atau teman, hingga merajut bisa jadi pilihan kegiatan untuk mengatasi stres yang mengganggu.

Jika stres Anda tidak tertahankan, carilah terapis atau psikolog untuk membantu Anda mencari akar masalah dan menyelesaikannya.

Jika Anda merasa kesulitan menerapkan pola hidup sehat yang telah disebutkan, mintalah dukungan dari pasangan agar semuanya terasa lebih ringan untuk dijalani.

 


Desain-tanpa-judul-38.png
01/Nov/2022

USIA SEMAKIN BERTAMBAH,INI CARA MENJAGA KESEHATAN IBU

Ibu adalah pembimbing dan pengasuh terbaik di sepanjang masa. Menjaga pasangan dan anak-anak membuat sosok ibu bahkan tidak memiliki waktu untuk memanjakan dirinya sendiri. Bahkan, di era yang sudah lebih modern ini, tidak sedikit wanita yang mengambil lebih banyak pekerjaan dari yang seharusnya.
Dalam segala hal, termasuk makanan, kesejahteraan, hingga kesehatan, ibu menjadi orang yang lebih banyak berkorban ketimbang ayah. Saat kamu sudah besar, kini saatnya membalas budi. Tidak sulit,  kamu bisa memulainya dengan menjaga kesehatan ibu dengan beberapa langkah berikut ini:

1.Mengajak Ibu Melakukan Pemeriksaan Rutin

Kesibukan menjadi ibu rumah tangga memang tidak ada habisnya. Memang terkesan berlebihan, tapi mungkin untuk sebagian ibu waktu sebanyak 24 jam rasanya kurang ketika dihadapkan dengan urusan rumah tangga. Nah, untuk menjaga kesehatan ibu, kamu bisa membuat janji temu dengan dokter lewat aplikasi Halodoc atau di rumah sakit terdekat untuk mengajaknya melakukan pemeriksaan rutin.

2. Pastikan Ibu Tetap Mengonsumsi Makanan Bergizi

Langkah menjaga kesehatan ibu selanjutnya dilakukan dengan memastikan ibu mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Pastikan ibu mengonsumsi sayuran dan buah segar setiap hari agar kesehatannya selalu terjaga, Apalagi jika ibu sudah berumur. Selain makanan, pastikan asupan cairannya terpenuhi dengan baik.

3. Ajak Ibu Rutin Berolahraga

Mengajak ibu berolahraga rutin menjadi tips menjaga kesehatan ibu selanjutnya. Tidak perlu dilakukan dalam intensitas berat, cukup berjalan kaki saja mengelilingi komplek perumahan selama 30-45 menit sehari. Hal tersebut akan membuat tubuh ibu tetap sehat dan bugar meski usianya sudah tak lagi muda.

4. Bantu Ibu dalam Pekerjaan Rumah

Membantu melakukan pekerjaan rumah ternyata dapat menjaga kesehatan ibu, lo. Ibu memang tidak menuntut hal ini, rasanya sudah cukup saja menjadi pribadi yang baik dan tidak pernah membuat orang lain merasa kesulitan. Namun, sebagai seorang anak sudah semestinya kita membantu ibu tercinta.

5. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan menjadi langkah menjaga kesehatan ibu selanjutnya. Pastikan lingkungan tempat tinggal bersih dari debu dan kotoran. Ibu juga disarankan untuk rutin mengganti pakaian, handuk, dan seprai secara rutin. Jangan lupa juga untuk mengingatkan ibu untuk rajin mencuci tangan.

6. Jadilah Teman Terbaik untuk Ibu

Langkah menjaga kesehatan ibu yang terakhir dilakukan dengan menjadi teman terbaiknya. Semakin tua, ibu semakin merasa kesepian. Ia membutuhkan teman untuk berbagi cerita, berkeluh kesah, atau berbagi kabar bahagia. Bagi kamu yang tidak tinggal bersama ibu, jangan lupa untuk selalu mengunjungi atau meneleponnya untuk menanyakan kabarnya.
Itulah beberapa langkah menjaga kesehatan ibu yang bisa kamu lakukan seiring dengan bertambahnya usia.

 


Desain-tanpa-judul-37.png
01/Nov/2022

1. Cari tahu masa subur

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat ingin membuat anak adalah mendeteksi masa subur wanita. Pada masa subur, ovarium akan melepaskan sel telur yang telah siap dibuahi oleh sperma ke dalam tuba falopi.
Lendir serviks selama masa subur juga akan berjumlah lebih banyak, jernih, dan cair. Jumlah dan tekstur lendir serviks pada masa subur ini dianggap sebagai kondisi terbaik untuk mempermudah sperma bergerak menuju sel telur.
Masa subur dapat diketahui dengan mencatat jadwal menstruasi secara rutin atau menggunakan alat tes masa subur. Selain itu, memeriksa tekstur lendir serviks juga dapat menjadi cara untuk mengenali masa subur.

2. Lakukan hubungan intim secara rutin

Setelah mengetahui masa subur, Anda dan pasangan juga disarankan untuk melakukan hubungan seksual tiap 2–3 hari sekali pada masa ovulasi, yaitu sekitar 12–16 hari sebelum menstruasi dimulai.
Anda dan pasangan juga sebaiknya tidak menggunakan kondom atau alat kontrasepsi saat berhubungan seks. Dengan demikian, kemungkinan untuk hamil pun akan meningkat.

3. Coba posisi bercinta tertentu

Cara membuat anak selanjutnya yang dapat Anda dan pasangan lakukan adalah mencoba beberapa posisi seks tertentu, seperti posisi misionaris, dan doggy style atau penetrasi dari belakang.
Meski belum terbukti dapat mempercepat terjadinya kehamilan secara pasti, berbagai posisi seks di atas dapat mempermudah sperma masuk ke rahim dan membuahi sel telur, sehingga dianggap dapat meningkatkan peluang untuk hamil.

4. Konsumsi makanan bergizi

Mengonsumsi makanan sehat, terutama makanan dengan kandungan nutrisi yang baik untuk menyuburkan kandungan dan meningkatkan kualitas sperma, seperti asam folat, zat besi, antioksidan, asam lemak omega-3 dan zinc, dapat meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.
Asupan beragam nutrisi tersebut dapat diperoleh dari beberapa jenis makanan, seperti sayuran hijau, buah-buahan, telur, biji-bijian utuh, dan ikan salmon.

5. Jaga berat badan tetap ideal

Berat badan berlebih (obesitas) pada wanita dapat mengganggu jadwal menstruasi. Sedangkan pada pria, berat badan berlebih dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma. Oleh karena itu, Anda dan pasangan sebaiknya menjaga berat badan tetap ideal untuk mempermudah terjadinya kehamilan.
Selain beberapa cara di atas, Anda dan pasangan juga disarankan mencukupi waktu tidur, berolahraga secara rutin, setidaknya 30 menit setiap hari atau 150 menit setiap minggu, berhenti merokok, serta mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan minuman manis, untuk memperbesar kemungikinan memiliki anak.
Berbagai cara membuat anak memang dapat meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Namun, jika Anda sudah mencoba menerapkan berbagai cara tersebut tapi tidak kunjung membuahkan hasil atau Anda dan pasangan ingin memastikan metode yang sesuai dalam membuat anak, jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Desain-tanpa-judul-36.png
01/Nov/2022

5 TIPS MENJAGA BAYI BARU LAHIR

1. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah menyentuh bayi

Salah satu cara termudah menjaga kesehatan bayi baru lahir dengan rutin cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah menyentuh bayi. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bayi yang baru lahir belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, jadi kalau ada yang lupa cuci tangan bisa meningkatkan risiko bayi terserang berbagai penyakit dari kuman, bakteri, hingga virus.

2. Berikan ASI eksklusif

ASI mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, seperti karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin serta mineral. ASI juga mudah diserap oleh saluran cerna bayi. Semua ini yang membuat   ASI sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang bayi agar optimal dan mencegah stunting. Bayi baru lahir harus diberi makan setiap 2 hingga 3 jam, yang berarti GenBest perlu menyusui 8-12 kali dalam 24 jam.

3. Jaga tali pusat tetap kering

Salah satu aspek penting dalam perawatan bayi baru lahir di bulan pertama adalah perawatan tali pusat agar tidak mengalami infeksi. Untuk itu, area tali pusat harus tetap bersih dan kering. Saat memakaikan popok, jaga agar popok tidak menutupi tali pusat yang belum copot itu.
Untuk membersihkan, gunakan waslap yang telah dicelup air  hangat, lalu keringkan dengan handuk lembut. Waspadai tanda-tanda infeksi di area tali pusat, yaitu timbul kemerahan, bengkak, keluarnya cairan berbau atau bernanah, dan perdarahan di daerah pusar. Bila ada tanda-tanda itu, bawalah bayi ke dokter.

4. Jangan lupa jadwal kontrol pertama bayi

Tips lain dalam menjaga kesehatan bayi baru lahir adalah tidak melupakan pemeriksaan pertama bayi. Pemeriksaan pertama penting untuk memantau kondisi kesehatan si kecil, termasuk untuk melihat ada tidaknya masalah atau gangguan pada tumbuh kembang

5. Jangan menimang bayi terlalu keras

GenBest pernah dengar tentang Shaken Baby Syndrome? Ini adalah cedera otak serius yang disebabkan oleh goncangan bayi yang dilakukan secara kasar.
Sindrom ini biasanya terjadi secara tidak sengaja, ketika seseorang mengguncang bayi/balita terlalu keras karena bayi tidak berhenti menangis. Bayi baru lahir memiliki otot leher yang lemah dan sering mengalami kesulitan menopang kepala mereka. Saat bayi diguncang dengan keras, kepalanya bergerak tak terkendali. Gerakan yang kasar bisa menghempaskan otak bayi ke bagian dalam tengkorak, menyebabkan memar, bengkak, dan pendarahan.

 


signum42.jpeg
30/Mar/2022

Persalinan yang terlalu lama bukan hanya dapat menguras tenaga, tapi juga berbahaya bagi kondisi ibu dan janin di dalam kandungan. Proses persalinan yang macet ini bisa menyebabkan ibu kelelahan, serta meningkatkan risiko bayi mengalami gawat janin, cedera, dan infeksi.

Persalinan normal dapat memakan waktu sekitar 12-18 jam pada ibu yang baru pertama kali melahirkan dan bisa beberapa jam lebih cepat pada ibu yang sudah melahirkan lebih dari sekali.

Persalinan terlalu lama didefinisikan sebagai persalinan yang berlangsung lebih dari 20 jam untuk ibu yang melahirkan pertama kali. Sedangkan untuk ibu yang sudah melahirkan lebih dari sekali, persalinan disebut terlalu lama jika berlangsung selama lebih dari 14 jam.

Penyebab Proses Persalinan Menjadi Lebih Lama

Ada beberapa hal yang mungkin menyebabkan proses persalinan menjadi lebih lama, yaitu:

  • Penipisan leher rahim atau pembukaan jalan lahir yang berlangsung lambat.
  • Kontraksi yang muncul tidak cukup kuat.
  • Jalan lahir terlalu kecil untuk dilewati bayi, atau bayi terlalu besar untuk melewati jalan lahir tersebut. Kondisi ini disebut juga CPD (cephalopelvic disproportion).
  • Posisi bayi tidak normal, misalnya sungsang atau melintang.
  • Melahirkan anak kembar.
  • Masalah psikologis yang dialami ibu, seperti stres, takut, atau rasa khawatir berlebihan.

Kemungkinan Buruk yang Bisa Menimpa Bayi

Waktu persalinan yang berlangsung lebih lama berpotensi membahayakan kesehatan bayi. Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat proses persalinan yang terlalu lama:

1. Baykekurangan oksigen di dalam kandungan

Proses persalinan yang terlalu lama bisa membuat bayi kekurangan oksigen. Semakin lama bayi kekurangan oksigen, maka akan semakin parah efek yang akan ia alami.

Beberapa hal yang mungkin dialami bayi usai persalinan bila ia kekurangan oksigen adalah kesulitan bernapas, detak jantung lemah, otot lemas atau lunglai, dan kerusakan organ, terutama otak.

Bila kondisi ini sudah parah, bayi mungkin bisa mengalami gangguan pada otak, jantung, paru-paru atau ginjal yang berpotensi membahayakan nyawanya.

2. Detak jantungnya tidak normal

Persalinan yang terlalu lama bisa membuat detak jantung bayi tidak normal. Detak jantung normal bayi yang baru lahir berkisar antara 120-160 denyut per menit. Jika detak jantung kurang dari 120 atau lebih dari 160 per menit, maka kondisi ini dapat dianggap tidak normal.

Detak jantung janin yang terlalu pelan atau cepat ini bisa jadi menandakan bahwa ia mengalami gawat janin.

3. Gangguan napas pada bayi

Proses persalinan yang lama bisa membuat bayi stres dan mengeluarkan tinja pertamanya atau mekonium. Mekonium ini bisa bercampur dengan cairan ketuban dan terhirup oleh bayi, sehingga masuk ke dalam paru-parunya. Bila hal ini terjadi, bayi bisa mengalami gangguan pernapasan.

4. Infeksi rahim

Proses persalinan yang terlalu lama bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi di dalam rahim atau ketuban yang disebut korioamnionitis. Kondisi ini terjadi ketika bakteri telah menginfeksi kantong dan cairan ketuban yang mengelilingi janin.

Air ketuban yang terinfeksi merupakan kondisi serius yang bisa membahayakan kondisi janin maupun ibu.

Selain berbahaya bagi janin, persalinan terlalu lama juga dapat membahayakan kondisi ibu. Persalinan terlalu lama ini bisa menyebabkan ibu lebih berisiko mengalami perdarahan pascapersalinan dan ruptur perineum.

Untuk membantu mempercepat proses persalinan yang terlalu lama, dokter mungkin akan mengeluarkan bayi dengan alat bantu persalinan, seperti vakum atau forcep, bila kepala bayi sudah sampai di luar vagina. Sebelum melakukan tindakan tersebut, dokter akan melakukan episiotomi untuk memperlebar jalan lahir bayi.

Jika kepala janin belum turun melewati leher rahim dan persalinan sudah berlangsung terlalu lama, maka dokter mungkin akan menyarankan ibu untuk melakukan induksi peralinan atau bisa juga melahirkan dengan operasi caesar jika proses induksi gagal.

Tidak hanya selama kehamilan, proses persalinan pun perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Dengan persiapan yang baik, ibu hamil maupun dokter dapat mengantisipasi kesulitan yang mungkin terjadi selama proses persalinan, termasuk persalinan yang berlangsung lebih lama.

 


signum36.jpg
17/Mar/2022

Keluarnya flek cokelat saat hamil merupakan hal yang umum terjadi dan sering dialami oleh sebagian ibu hamil. Meski demikian, Bumil tetap perlu waspada dan tidak menganggap sepele, terlebih bila flek keluar terus-menerus dan berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti kram perut.

Flek saat hamil terjadi ketika Anda mendapati adanya tetesan darah berwarna merah, pink, atau kecokelatan yang keluar dari vagina. Flek saat hamil dialami oleh sekitar 20% wanita hamil, terutama di trimester pertama kehamilan. Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada wanita yang hamil melalui metode in vitro fertilization (bayi tabung).

Berbagai Penyebab Flek Coklat saat Hamil

Keluarnya flek cokelat saat hamil dapat disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya:

1. Pendarahan implantasi

6-12 hari setelah pembuahan, biasanya terjadi pendarahan implatansi sebagai proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada rahim. Flek darah yang satu ini hanya keluar sangat sedikit dan hanya terjadi selama beberapa jam atau beberapa hari

2. Iritasi serviks

Saat hamil, terjadi lonjakan hormon dan peningkatan aliran darah ke leher rahim atau serviks. Hal ini membuat serviks menjadi sangat sensitif dan lebih mudah teriritasi, sehingga akhirnya mengeluarkan flek.

3. Tanda-tanda persalinan

Keluarnya flek cokelat saat hamil tua dapat menjadi pertanda bahwa waktu persalinan sudah dekat. Kondisi ini umumnya terjadi beberapa minggu atau beberapa hari sebelum persalinan, yaitu saat usia kehamilan 36–40 minggu.

Ketika tubuh bersiap untuk menghadapi persalinan, leher rahim akan melunak dan melepaskan sumbatan lendir. Sumbatan ini melindungi rahim dari bakteri atau kotoran dari luar tubuh. Umumnya, lendir yang keluar berwarna putih, kecokelatan, merah muda, atau bahkan sedikit kehijauan.

4. Kehamilan ektopik

Dalam beberapa kasus, keluarnya flek cokelat saat hamil bisa disebabkan oleh kehamilan ektopik. Kondisi ini berpotensi mengancam jiwa dan membutuhkan penanganan medis secepatnya.

Segera temui dokter jika pendarahan atau flek disertai dengan gejala berikut ini:

  • Pusing yang parah
  • Nyeri bahu
  • Tubuh terasa lemas
  • Nyeri perut atau panggul yang hilang timbul di salah satu atau kedua sisi
  • Kulit terlihat pucat
  • Sakit saat buang air kecil atau besar
  • Diare
  • Penurunan kesadaran atau pingsan

5. Keguguran

Janin yang tidak berkembang seringnya tidak disadari oleh ibu yang mengandung. Ini terjadi di awal kehamilan di mana tidak semua orang sudah sadar bahwa mereka tengah hamil. 

Saat janin tidak berkembang dan tidak disadari, perlahan tubuh akan memberi tanda, salah satunya dengan timbulnya flek. Jenis perdarahan ini biasanya disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Kram dan nyeri perut
  • Nyeri punggung bawah
  • Keluar darah merah dalam jumlah banyak
  • Keluar jaringan atau gumpalan dari vagina

6. Gangguan pada plasenta dan serviks

Dalam kasus yang jarang terjadi, flek cokelat saat hamil bisa menjadi pertanda adanya masalah pada plasenta dan serviks, seperti plasenta previa dan infeksi pada serviks atau rahim.

Langkah Tepat Mewaspadai Flek Cokelat Saat Hamil

Meski flek cokelat saat hamil merupakan hal yang normal terjadi, Bumil tetap dianjurkan untuk lebih waspada. Segera konsultasikan ke dokter kandungan bila Bumil mengalami flek kecokelatan, apalagi disertai gejala lain seperti nyeri berat, demam, kram perut, perdarahan hebat dari vagina, atau kontraksi pada rahim.


signum16.jpg
08/Jan/2022

Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi atau penurunan alami pada hormon reproduksi ketika seorang wanita mencapai usia 40-an atau 50-an. Menopause merupakan hal yang normal terjadi dalam fase kehidupan wanita.Namun, jika menopause terjadi terlalu dini, ada sebaiknya perlu waspada.Karena, menopause yang terjadi sebelum waktunya bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu.Seorang wanita dikatakan mengalami menopause dini apabila sudah terjadi di usia masih kurang dari 40 tahun.

Gejala dan tanda menopause dini

Gejala menopause dini tidak berbeda dengan menopause yang sesuai dengan usianya, seperti:

  • vagina kering
  • Gangguan pada saluran kemih
  • hot flashes
  • susah tidur
  • penurunan gairah sesual
  • Sulit mengendalikan buang air kecil

Beragam Penyebab dan Faktor Risiko Menopause Dini

Terapi radiasi atau kemoterapi

Pengobatan kanker atau penyakit lain yang menggunakan prosedur kemoterapi di sekitar area panggul diketahui memiliki beberapa risiko, termasuk menopause dini.Hal ini karena gelombang radiasi yang digunakan dalam terapi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada ovarium dan dapat menyebabkan ovarium berhenti bekerja.

Merokok

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat memengaruhi terjadinya menopause dini. Wanita yang aktif merokok memiliki kemungkinan dua tahun lebih cepat mengalami menopause daripada wanita nonperokok.

Penyakit dan Obat-obatan

Menopause dini juga bisa disebabkan oleh penyakit kronis ,beberapa penyakit seperti HIV/AIDS, rheumatoid arthritis, sindrom Turner, dan sindrom kelelahan kronis.

Pengangkatan Ovarium

Operasi pengangkatan ovarium atau oophorectomy, juga bisa memicu datangnya menopause lebih awal.Wanita yang menjalani operasi pengangkatan ovarium akan mengalami penurunan hormon yang sangat cepat dan merasakan gejala menopause, salah satunya kehilangan libido.

Cara Mengatasi Gejala Menopause Dini

Hingga saat ini, menopause dini tidak bisa diobati atau dicegah dengan pengobatan atau perawatan tertentu.Namun anda bisa melakukan beberapa perawatan diri pada fase ini untuk mengatasi gejala yang dapat timbul.

  • Terapi hormon untuk menopause sampai usia 51 tahun, usia normal wanita mengalami menopause.
  • Mengonsumsi pil kontrasepsi (KB) yang mengandung estrogen dan progesteron.
  • Mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D (1200 mg per hari dan vitamin D sekitar 600 – 800 IU per hari).
  • Hindari asap rokok dan jika Anda merokok, sebaiknya berhenti

 


signum18.jpg
05/Jan/2022

Apa itu tes AMH?

Tes hormon AMH adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar AMH (anti-mullerian hormone) di dalam tubuh. Hormon ini dihasilkan oleh organ reproduksi pria dan wanita.Hormon anti-müllerian berperan penting dalam perkembangan organ reproduksi pada janin.Janin dengan gen XY akan menghasilkan kadar AMH dalam jumlah besar.

Hal ini akan memicu berkembangnya organ reproduksi pria dan mencegah berkembangnya organ reproduksi perempuan. Sementara itu, janin dengan gen XX akan menghasilkan kadar hormon AMH yang rendah, sehingga organ reproduksi wanita akan berkembang.Dalam mengukur kadar hormon yang dihasilkan oleh organ reproduksi ini, dokter akan mengambil sampel darah pasien.

Selain itu, tes AMH juga dapat digunakan untuk:

  • Memprediksi masa menopause
  • Gangguan menstruasi
  • Membantu dokter mendiagnosis polycystic ovary syndrome(PCOS)
  • Memeriksa bayi dengan jenis kelamin yang tidak dapat diidentifikasi sebagai pria atau wanita (ambiguous genitalia).
  • memantau kondisi pasien dengan kanker ovarium.

Siapa yang memerlukan tes AMH

Pemeriksaan ini dibutuhkan pada wanita yang sulit hamil. Dari tes AMH kita bisa tahu seberapa besar tingkat keberhasilan seseorang ketika akan melakukan program hamil.Dengan mengetahui seberapa banyak jumlah sel telur yang dihasilkan oleh tubuh, menentukan proses perawatan kesuburan dapat lebih mudah terlebih jika seseorang ingin melakukan program hamil melalui bayi tabung.

Bagaimana tes AMH dilakukan?

Pada tes AMH, tenaga medis akan mengambil sampel darah dari lengan pasien. Berikut prosedurnya:

  • Tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah dengan antiseptik untuk membunuh kuman.
  • Lengan atas akan diikat oleh perban elastis agar aliran darah di lengan dapat terkumpul.
  • Setelah vena ditemukan, darah kemudian akan diambil dengan cara menyuntikan jarum steril ke pembuluh darah.
  • Ketika jumlah darah yang diambil dirasa sudah cukup, suntikan akan dilepas dan bagian yang disuntik akan ditutup dengan perban.

signum-4.jpg
30/Dec/2021

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) merupakan gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia subur.Penderita PCOS mengalami gangguan periode menstruasi yang tidak teratur dan memiliki kadar hormon androgen yang berlebihan. Hormon androgen yang berlebih pada penderita PCOS dapat mengakibatkan pembentukan kista multipel pada ovarium.

Gejala Sindrom Polikistik Ovarium

  • Gangguan siklus menstruasi. Perempuan yang mengidap PCOS bisa mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.Penderita PCOS hanya mengalami menstruasi sebanyak kurang dari 8-9 kali dalam setahun.Hal ini dikarenakan menurunnya aktivitas ovulasi pada sistem reproduksi sehingga dinding rahim tidak dapat meluruh.
  • Pertumbuhan rambut berlebih.Gejala ini dialami lebih dari 70% orang yang mengalami PCOS,terutama pada  dada, perut, dan punggung.
  • Warna kulit menggelap.Beberapa bagian tubuh penderita PCOS bisa menjadi gelap, terutama di daerah lipatan lipatan leher, ,bagian bawah payudara,dan selangkangan.
  • Muncul jerawat parah. PCOS membuat kondisi kulit menjadi lebih berminyak dari biasanya. kondisi ini yang  memicu pertumbuhan banyak jerawat di area wajah, dada, hingga punggung bagian atas.
  • Perubahan mood.Para penderita PCOS, tubuh menghasilkan kadar hormon yang tidak teratur,sehingga berdampak juga pada suasana hati atau mood penderita.Kondisi ini berpotensi menyebabkan stres, bahkan depresi.

Penyebab Sindrom Polikistik Ovarium

Sampai saat ini, belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan PCOS. Namun, ada beberapa faktor yang diduga sebagai penyebab PCOS, yaitu:

  • Kelebihan hormon insulin
    Hormon insulin merupakan hormon yang menurunkan kadar gula dalam darah. Insulin yang berlebih akan meningkatkan produksi hormon androgen dan mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin.
  • Faktor genetik
    Hal ini karena sebagian penderita PCOS juga memiliki anggota keluarga yang menderita PCOS.

Pengobatan Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS)

  1. Memperbaiki siklus menstruasi. dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan seperti mengonsumsi Pil KB yang mengandung estrogen dan progestin untuk mengurangi produksi androgen dan mengatur estrogen di dalam tubuh atau bisa melalui terapi progestin.
  2. Memberi obat untuk membantu proses ovulasi,membantu tubuh berovulasi dengan normal.
  3. Bedah ovarium.Pembedahan yang disebut ovarium drilling juga mungkin dilakukan untuk membuat ovarium bekerja lebih baik.

Pengobatan di rumah untuk PCOS

  • Jaga berat badan dengan olahraga teratur untuk meningkatkan kesehatan reproduksi.
  • Makan makanan rendah karbohidrat olahan.
  • Olahraga juga dapat membantu tubuh mengatur insulin.
  • Jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti.

signum19.jpg
28/Dec/2021

Apa itu ovulasi ?

Ovulasi adalah salah satu proses yang terjadi dalam siklus menstruasi pada wanita. Proses ovulasi terjadi saat folikel telur yang matang pecah dan melepaskannya melalui tuba falopi ke arah rahim untuk mendapatkan pembuahan.masa ovulasi pada tiap wanita bisa berbeda-beda tergantung dari siklus menstruasi. Siklus menstruasi tiap wanita berbeda-beda dan secara normal berkisar dari 25-36 hari dengan rata-rata siklus 28 hari.

Perbedaan ovulasi dengan masa subur

Masa subur dan ovulasi adalah dua istilah yang digunakan selama pembuahan dan kehamilan.yang membedakan adalah masa subur sudah terjadi 5 sampai 7 hari sebelum ovulasi dimulai.Sebagai contoh, jika siklus menstruasi Anda adalah 28 hari, biasanya masa subur terjadi pada hari ke 10 – 14. Sedangkan waktu pelepasan sel telur adalah sekitar hari ke 14 atau 15.

Perlu Anda ingat bahwa cara menghitung siklus bulanan wanita adalah dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama berikutnya.Selama masa subur hingga pelepasan sel telur adalah waktu yang penting agar terjadi pembuahan dan menjadi cara cepat hamil setelah haid.Apalagi, pada masa ovulasi tersebut jangka waktu pembuahan sel telur adalah sekitar 12 – 24 jam saja. Peluang kehamilan paling tinggi adalah ketika sperma sudah berada dalam saluran tuba.

Tanda – tanda ovulasi

Perubahan lendir serviks

saat mendekati masa ovulasi,tubuh akan menghasilkan lebih banyak hormon estrogen hal ini menyebabkan lendir serviks menjadi bersih, licin, dan elastis, seperti putih telur, yang membantu sperma berenang menuju sel telur yang dilepaskan selama ovulasi.

Insentivitas indra penciuman

Bagi sebagian perempuan, indra penciuman yang lebih sensitif pada paruh akhir siklus menstruasi bisa menjadi tanda ovulasi. Uniknya, hal ini berpengaruh pada ketertarikan kamu. Secara alamiah tubuh kamu akan lebih tertarik pada aroma feromon laki-laki pada masa ovulasi ini.

Libido meningkat

Wanita sering merasakan peningkatan dorongan seksual sekitar masa ovulasi, yang merupakan indikasi bagus untuk mengetahui masa subur yang tepat.  

Bercak darah

Bercak darah atau flek selama pertengahan siklus menstruasi sering kali terjadi sebelum atau setelah ovulasi sebagai akibat dari perubahan hormon. Hal ini terjadi karena folikel yang mengelilingi dan melindungi oosit atau telur, sedang berkembang. Ia tumbuh, kemudian pecah dan menghasilkan sejumlah kecil perdarahan. 


Copyright by SignumFertility 2021. All rights reserved.