fbpx
Senin - Jumat08:00-14:00Sabtu08:00-13:00Call us 081336865595

Azoospermia: Ketika Sperma Tidak Ditemukan dalam Cairan Mani

November 8, 2025 by markbro0
Azoospermia-Ketika-Sperma-Tidak-Ditemukan-dalam-Cairan-Mani.png

Azoospermia adalah kondisi medis ketika air mani pria tidak mengandung sperma sama sekali, baik hidup maupun mati. Meski cairan ejakulasi tampak normal, tidak adanya sperma membuat pria sulit memiliki keturunan secara alami. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab utama infertilitas pria.

 

Penyebab Azoospermia

Azoospermia terbagi menjadi dua jenis utama:

  1. Azoospermia Obstruktif — sperma diproduksi, tetapi terhambat keluar karena sumbatan di saluran sperma, misalnya akibat infeksi, bekas operasi, atau kelainan bawaan.
  2. Azoospermia Nonobstruktif — testis tidak mampu menghasilkan sperma karena gangguan hormon, kelainan genetik, infeksi testis, varikokel berat, atau efek obat dan radiasi.

 

Gejala dan Kapan Harus ke Dokter

Azoospermia umumnya tidak menimbulkan gejala khusus. Sering kali baru terdeteksi saat pasangan sulit hamil. Namun, beberapa tanda bisa muncul seperti:

  • Testis kecil atau nyeri
  • Penurunan gairah seksual
  • Tanda gangguan hormonal (rambut tubuh sedikit, suara tidak berat)

Segera periksakan diri ke dokter bila sudah berusaha hamil selama lebih dari satu tahun tanpa hasil atau mengalami keluhan pada organ reproduksi.

 

Pemeriksaan dan Diagnosis

Diagnosis ditegakkan melalui analisis sperma, diikuti pemeriksaan hormon, USG testis, tes genetik, atau biopsi testis bila perlu. Pemeriksaan ini membantu menentukan jenis azoospermia dan penyebabnya.

 

Pengobatan

Penanganan bergantung pada penyebabnya:

  • Azoospermia obstruktif: dapat diatasi dengan operasi rekonstruktif atau pengambilan sperma langsung dari testis untuk program bayi tabung (IVF/ICSI).
  • Azoospermia nonobstruktif: bisa dilakukan terapi hormonal atau pengambilan sperma langsung bila masih ada produksi terbatas.

 

Komplikasi dan Pencegahan

Kondisi ini bisa menyebabkan stres, depresi, hingga infertilitas permanen bila tidak ditangani. Untuk mencegahnya:

  • Hindari rokok, alkohol, dan panas berlebih di area testis.
  • Jaga berat badan ideal dan pola hidup sehat.
  • Hindari paparan radiasi dan bahan kimia berbahaya.
  • Segera konsultasi jika ada nyeri atau kelainan pada testis.

 

Meski azoospermia terdengar menakutkan, banyak pria tetap memiliki peluang menjadi ayah berkat kemajuan teknologi reproduksi. Kuncinya adalah deteksi dini dan penanganan medis yang tepat.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Copyright by SignumFertility 2025. All rights reserved.