fbpx
Senin - Jumat08:00-14:00Sabtu08:00-13:00Call us 081336865595

Mengenal Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS): Penyebab, Gejala, dan Faktor Risikonya

February 5, 2026 by markbro0
Mengenal-Ovarian-Hyperstimulation-Syndrome-OHSS-Penyebab-Gejala-dan-Faktor-Risikonya.png

Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS) adalah kondisi medis yang dapat terjadi ketika ovarium bereaksi secara berlebihan terhadap obat-obatan perangsang ovarium, terutama pada program kehamilan berbantu seperti bayi tabung (IVF) atau terapi fertilitas lainnya. Pada kondisi ini, ovarium membesar dan terjadi perpindahan cairan dari pembuluh darah ke rongga perut atau bagian tubuh lain, yang dapat menimbulkan berbagai keluhan hingga komplikasi serius.

OHSS umumnya muncul beberapa hari setelah pemberian hormon pemicu ovulasi (human chorionic gonadotropin/hCG), dan dapat berlangsung dari ringan hingga berat.

 

Gejala Ovarian Hyperstimulation Syndrome

Gejala OHSS sangat bervariasi, tergantung tingkat keparahannya:

  1. OHSS Ringan
  • Perut terasa kembung dan sedikit membesar
  • Nyeri ringan di perut
  • Mual atau rasa tidak nyaman
  • Peningkatan berat badan akibat penumpukan cairan
  1. OHSS Sedang
  • Keluhan ringan yang semakin memberat
  • Nyeri perut yang lebih terasa
  • Mual dan muntah
  • Tanda dehidrasi ringan
  1. OHSS Berat
  • Nyeri perut hebat
  • Penumpukan cairan signifikan sehingga perut tampak sangat membesar
  • Mual dan muntah berlebihan
  • Penurunan jumlah urin
  • Sesak napas akibat cairan di rongga dada
  • Risiko pembekuan darah pada kaki atau paru-paru

 

Penyebab OHSS

OHSS terjadi akibat respons ovarium yang terlalu kuat terhadap obat hormon stimulasi, seperti gonadotropin dan hormon pemicu ovulasi (hCG). Stimulasi ini menyebabkan banyak folikel berkembang secara bersamaan. Pada sebagian wanita, kondisi ini membuat pembuluh darah menjadi lebih permeabel sehingga cairan bocor keluar ke rongga tubuh.

 

Tanda Awal Risiko OHSS

Beberapa kondisi yang dapat mengindikasikan risiko OHSS antara lain:

  • Kadar hormon estradiol yang sangat tinggi selama stimulasi
  • Jumlah folikel yang sangat banyak pada pemeriksaan USG
  • Riwayat OHSS sebelumnya
  • Penilaian klinis dokter yang menunjukkan respons ovarium berlebihan

 

Faktor Risiko OHSS

Risiko OHSS lebih tinggi pada wanita dengan kondisi berikut:

  • Usia di bawah 30 tahun
  • Indeks massa tubuh rendah
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Jumlah folikel yang sangat banyak saat stimulasi
  • Riwayat OHSS sebelumnya
  • Kadar estradiol yang tinggi
  • Terjadi kehamilan pada siklus yang sama, yang dapat memperpanjang dan memperberat gejala

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Copyright by SignumFertility 2025. All rights reserved.