Cara Alami Meningkatkan Jumlah dan Kualitas Sperma

Banyak pasangan yang tengah berusaha memiliki momongan belum menyadari bahwa kualitas serta jumlah sperma memegang peran penting dalam keberhasilan pembuahan. Sperma merupakan sel reproduksi pria yang membawa materi genetik untuk membuahi sel telur wanita. Dalam sekali ejakulasi, pria dapat menghasilkan jutaan sperma, namun hanya sebagian yang benar-benar sehat dan berkualitas. Karena itu, menjaga kesehatan sperma menjadi salah satu kunci penting dalam upaya meningkatkan kesuburan pria.
Secara umum, jumlah sperma yang dianggap normal adalah sekitar 15 juta per mililiter air mani atau lebih. Namun, tidak hanya jumlah yang perlu diperhatikan. Kualitas spermamulai dari bentuk, kemampuan bergerak, hingga kekuatan DNA memiliki pengaruh besar terhadap peluang kehamilan. Ada beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.
1. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Antioksidan
Buah dan sayuran berwarna terang seperti tomat, jeruk, wortel, dan bayam mengandung antioksidan seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E. Nutrisi ini membantu melindungi sperma dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan motilitas sperma. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi likopen secara rutin dapat memperbaiki bentuk dan meningkatkan jumlah sperma.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kurang minum dapat memengaruhi volume air mani dan menghambat penyaluran nutrisi ke sel sperma. Usahakan minum setidaknya delapan gelas air setiap hari. Anda juga bisa mendapatkan asupan cairan tambahan dari buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan timun.
3. Lakukan Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik membantu meningkatkan kadar testosteron dan memperlancar aliran darah, yang berdampak positif pada produksi sperma. Pilih olahraga intensitas ringan hingga sedang seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda ringan. Sebaliknya, olahraga yang terlalu berat dapat meningkatkan stres oksidatif dan menurunkan kualitas sperma.
4. Kelola Stres dan Jaga Pola Tidur
Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol yang berpotensi menekan produksi testosteron dan sperma. Pastikan Anda tidur 7–9 jam setiap malam. Untuk membantu mengatasi stres, cobalah melakukan meditasi, yoga, atau latihan pernapasan.
5. Hindari Paparan Suhu Panas di Area Testis
Suhu panas dapat menghambat proses pembentukan sperma. Hindari kebiasaan berendam air panas terlalu lama, sering menggunakan sauna, atau menaruh laptop di atas pangkuan. Pilih celana dalam yang longgar agar sirkulasi udara tetap optimal.
6. Jauhi Rokok, Alkohol, dan Narkoba
Zat berbahaya dalam rokok dapat merusak DNA sperma dan mengurangi jumlahnya. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menurunkan kadar hormon seks pria. Selain itu, penggunaan obat terlarang seperti ganja dan narkotika dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel sperma.
7. Penuhi Asupan Vitamin dan Mineral Penting
Beberapa nutrisi berperan penting dalam pembentukan sperma sehat, seperti:
-
Zinc, untuk produksi testosteron dan sperma.
-
Vitamin C dan E, sebagai antioksidan alami.
-
Asam folat (B9), untuk pembentukan DNA sperma.
-
Selenium, mendukung pergerakan sperma.
-
Omega-3, membantu menjaga struktur membran sel sperma.
Sumber nutrisi ini dapat diperoleh dari ikan laut, telur, sayuran hijau, serta kacang-kacangan.
8. Batasi Konsumsi Gula dan Lemak Jenuh
Pola makan tinggi gula dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko obesitas serta gangguan hormon yang memengaruhi kualitas sperma. Pilihlah lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, dan ikan berlemak. Menerapkan pola makan seimbang juga membantu menjaga berat badan ideal.
9. Jaga Berat Badan Tetap Ideal
Kelebihan berat badan dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menurunkan produksi sperma. Penurunan berat badan secara bertahap melalui pola makan sehat dan olahraga rutin dapat meningkatkan kesuburan dalam beberapa bulan.
10. Jaga Ritme Ejakulasi dan Hubungan Intim
Ejakulasi secara teratur membantu menjaga kualitas sperma. Terlalu sering ejakulasi dapat mengurangi jumlah sperma, sementara terlalu jarang bisa membuat kualitasnya menurun. Frekuensi hubungan intim 2–3 kali seminggu umumnya cukup untuk menjaga kesegaran sperma.
Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:
081336865595
Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya
