fbpx
Senin - Jumat08:00-14:00Sabtu08:00-13:00Call us 081336865595

 Kencing Cairan Keluar Warna Putih Seperti Air? Apakah Aman?

February 3, 2026 by markbro0
Kencing-Cairan-Keluar-Warna-Putih-Seperti-Air-Apakah-Aman.png

Keputihan adalah hal yang umum dialami oleh perempuan. Namun, saat cairan yang keluar terasa sangat encer dan tampak seperti air, tidak sedikit yang langsung merasa cemas. Padahal, kondisi ini sering kali merupakan bagian dari proses alami tubuh. Meski begitu, keputihan cair juga tetap perlu dikenali, agar kita tahu mana yang masih normal dan mana yang perlu diwaspadai.

Apa Itu Keputihan?

Keputihan adalah cairan alami yang dihasilkan oleh vagina. Fungsinya cukup penting, yaitu membantu membersihkan vagina dari sel-sel mati, menjaga kelembapan, serta melindungi dari infeksi.

Selama keputihan tidak berbau menyengat, tidak berwarna mencolok, dan tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri, kondisi ini umumnya tergolong normal. Perubahan jumlah dan kekentalan keputihan bisa terjadi sewaktu-waktu, tergantung kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari.

 

Penyebab Keputihan Cair Mirip Air

Keputihan yang sangat cair dan bening sering kali tidak berbahaya. Beberapa penyebab yang umum terjadi antara lain:

  1. Ovulasi
    Menjelang masa subur, tubuh memproduksi lebih banyak cairan vagina yang cenderung lebih encer. Ini adalah cara alami tubuh untuk mendukung proses pembuahan.
  2. Perubahan hormon
    Naik turunnya hormon, baik karena siklus haid, stres, kelelahan, atau penggunaan KB hormonal, bisa membuat keputihan menjadi lebih cair dari biasanya.
  3. Gairah seksual
    Saat terangsang, vagina menghasilkan pelumas alami. Cairan ini biasanya bening dan encer, sehingga sering disangka sebagai keputihan berlebihan.
  4. Kehamilan
    Pada awal kehamilan, perubahan hormon dan peningkatan aliran darah ke area vagina dapat menyebabkan keputihan bertambah dan terasa lebih cair.
  5. Aktivitas fisik dan cuaca panas
    Olahraga berat atau cuaca panas bisa membuat tubuh berkeringat lebih banyak. Cairan vagina yang bercampur dengan keringat sering kali terlihat seperti air.
  6. Menjelang menstruasi
    Beberapa perempuan mengalami keputihan cair sebelum haid sebagai respons alami terhadap perubahan hormon.
  7. Tanda awal infeksi
    Pada tahap awal, infeksi tertentu bisa menyebabkan keputihan cair tanpa gejala lain. Karena itu, perubahan keputihan tetap perlu diperhatikan.

 

Bagaimana Cara Mengatasi Keputihan Cair?

Jika keputihan cair tidak menimbulkan keluhan, biasanya tidak perlu pengobatan khusus. Hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Membersihkan area kewanitaan dengan air bersih

  • Mengeringkan vagina setelah mandi atau buang air

  • Mengganti pakaian dalam jika sudah lembap

  • Menggunakan pantyliner bila cairan cukup banyak

Hindari penggunaan pembersih vagina beraroma karena dapat mengganggu keseimbangan alami bakteri baik.

 

Cara Mencegah Keputihan yang Mengganggu

Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga kesehatan vagina, seperti:

  • Memakai pakaian dalam berbahan katun

  • Tidak memakai celana terlalu ketat dalam waktu lama

  • Mengganti pakaian dalam secara rutin

  • Mengelola stres dan menjaga pola tidur

  • Menghindari membersihkan vagina bagian dalam

Perawatan yang sederhana namun konsisten sudah cukup untuk menjaga area kewanitaan tetap sehat.

Apa yang Harus Diwaspadai?

Keputihan cair perlu diperhatikan lebih serius jika disertai tanda-tanda berikut:

  • Bau tidak sedap atau menyengat

  • Warna berubah menjadi kuning, hijau, atau keabu-abuan

  • Rasa gatal, perih, atau panas

  • Nyeri perut bagian bawah

  • Perdarahan di luar jadwal haid

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Copyright by SignumFertility 2025. All rights reserved.