Jenis Jenis Gangguan Indung Telur Yang Sering Di Alami Oleh Perempuan

Indung telur (ovarium) adalah salah satu organs vital dalam sistem reproduksi wanita. Selain menghasilkan hormon estrogen dan progesteron, indung telur juga menjadi tempat di mana sel telur tumbuh dan dilepaskan suatu proses yang esensial agar kehamilan bisa terjadi. Ketika ada masalah pada indung telur, risiko menjadi sulit hamil bisa meningkat, tergantung jenis gangguannya.
Jenis-Jenis Gangguan pada Indung Telur
Ternyata, gangguan pada indung telur itu beragam. Berikut tiga tipe utama yang paling sering ditemui:
- Kista Indung Telur
Kista adalah kantung berisi cairan yang terbentuk di dalam atau di permukaan indung telur. Kebanyakan kista muncul seiring siklus ovulasi dan bisa hilang sendiri tanpa gejala.
Gejala yang mungkin timbul:
- Nyeri di panggul atau perut bagian bawah
- Rasa penuh atau kembung
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Siklus menstruasi tidak teratur
- Kadang mual atau muntah jika kista besar atau pecah
Cara mengatasinya:
Dokter biasanya memantau kista lewat USG rutin. Bila kista terlalu besar, menimbulkan gejala berat, atau tidak hilang, tindakan seperti obat-obatan atau operasi bisa disarankan.
- Endometriosis
Ini adalah kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di luar rahim, termasuk pada indung telur atau tuba falopi. Setiap kali menstruasi, jaringan ini ikut berdarah tetapi tidak bisa keluar, menyebabkan iritasi, peradangan, dan jaringan parut.
Ciri yang sering muncul:
- Nyeri hebat saat menstruasi
- Nyeri saat berhubungan intim
- Perdarahan di luar siklus haid
- Sakit perut atau gangguan pencernaan saat menstruasi
- Dapat menyebabkan infertilitas karena mengganggu fungsi indung telur atau saluran telur
Penanganan:
Diagnosis biasanya melibatkan pemeriksaan fisik, USG, MRI, atau laparoskopi. Penanganan bisa berupa obat pereda nyeri, terapi hormon, sampai operasi di kasus berat.
- Tumor Indung Telur (Termasuk Kanker Ovarium)
Tumor bisa bersifat jinak atau ganas (kanker). Kondisi ini lebih banyak ditemukan pada wanita yang memasuki usia menjelang menopause.
Gejala yang sering tidak spesifik:
- Perubahan pola pencernaan
- Nyeri di perut bagian bawah
- Nafsu makan turun
- Berat badan turun tanpa sebab
Penanganannya:
Deteksi dini penting. Dokter mungkin melakukan MRI dan tes darah (mis. CA-125) untuk membantu diagnosis. Pengobatan meliputi operasi, kemoterapi, atau radioterapi tergantung stadium dan jenis tumor.
Apakah Ada Cara Mengatasi Gangguan Itu?
Ya tergantung kondisi:
Kista ringan: sering kali hilang sendiri; dokter hanya melakukan watchful waiting dan USG pemantauan.
Endometriosis: terapi hormon atau operasi jika parah.
Tumor/ kanker: penanganan spesialis termasuk prosedur bedah, kemoterapi, dan pengawasan jangka panjang.
Jadi, jika kamu merasa mengalami gejala yang mengganggu atau berubah-ubah, segera periksa kesehatan reproduksimu ke tenaga medis profesional.
Bagaimana Cara Mencegah Gangguan pada Indung Telur?
- Menjaga kesehatan indung telur bukan hal yang mustahil. Kamu bisa mulai dari:
- Menjaga berat badan ideal
- Berolahraga secara teratur minimal 150 menit per minggu
- Hindari rokok dan alkohol
- Rajin kontrol kesehatan reproduksi
- Diskusikan kontrasepsi yang tepat dengan dokter
- Waspadai perubahan siklus menstruasi atau nyeri yang tidak biasa dan segera periksa ke dokter jika perlu
Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:
081336865595
Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya
