Jika selama ini fokus kesuburan sering tertuju pada wanita, nyatanya usia pria juga berpengaruh besar terhadap peluang kehamilan dan kesehatan anak.
Walau pria bisa memproduksi sperma sepanjang hidupnya, kualitas sperma tetap mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.
Bagaimana Usia Mempengaruhi Kesuburan Pria?
- Kualitas Sperma Menurun
Seiring waktu, sperma pria cenderung memiliki motilitas (kemampuan bergerak) dan jumlah yang menurun. Volume semen juga dapat berkurang. - Waktu untuk Hamil Lebih Lama
Jika pria berusia di atas 40 tahun, kemungkinan butuh waktu lebih lama untuk pasangan hamil, bahkan jika sang istri masih muda. - Risiko pada Kesehatan Anak
Beberapa studi menunjukkan peningkatan risiko kecil terhadap gangguan perkembangan saraf seperti autisme pada anak dari ayah berusia lanjut, meski peningkatannya tidak besar.
Usia dan Teknologi Reproduksi (IVF)
Kemajuan teknologi seperti In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung memang membantu banyak pasangan yang sulit hamil. Namun, penting dipahami bahwa teknologi ini tidak sepenuhnya bisa mengatasi penurunan kualitas sel telur akibat usia.
- Efektivitas IVF menurun seiring usia wanita, terutama jika menggunakan sel telurnya sendiri.
- Namun, peluang keberhasilan bisa meningkat jika menggunakan donor sel telur dari wanita yang lebih muda.
Kapan Waktu Tepat untuk Konsultasi?
- Jika usia di bawah 35 tahun, konsultasikan ke dokter bila belum hamil setelah 1 tahun mencoba.
- Jika di atas 35 tahun, sebaiknya periksa setelah 6 bulan mencoba.
Dokter dapat membantu melakukan pemeriksaan kesuburan, seperti:
- Tes hormon dan USG untuk wanita
- Analisis sperma untuk pria
Tips Meningkatkan Peluang Kehamilan
- Terapkan gaya hidup sehat
Konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, dan hindari rokok serta alkohol. - Ketahui masa subur
Berhubungan intim di waktu ovulasi meningkatkan peluang kehamilan. - Pertimbangkan pembekuan sel telur (egg freezing)
Untuk wanita yang menunda kehamilan, langkah ini dapat membantu mempertahankan kualitas sel telur di usia muda. - Kelola stres dan jaga kesehatan mental
Stres kronis dapat memengaruhi hormon reproduksi baik pada pria maupun wanita.
Usia bukan penghalang mutlak untuk memiliki anak, namun menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan kehamilan.
Dengan deteksi dini, gaya hidup sehat, serta bantuan medis modern, peluang untuk memiliki keturunan tetap terbuka di berbagai usia.
Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:
081336865595
Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya










