fbpx
Senin - Jumat08:00-14:00Sabtu08:00-13:00Call us 081336865595
Category filter:AllInformationKesehatanTipsUncategorizedVideo
No more posts

Artikel

Semoga informasi ini bermanfaat untuk anda dan keluarga
Ibu-Hamil-Boleh-Minum-Macha-Asal-Tidak-Berlebihan.-Ini-Penjelasannya.png
27/Dec/2025

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Matcha?

Matcha adalah teh hijau bubuk yang kini populer karena manfaatnya, seperti antioksidan tinggi dan memberikan energi lebih halus dibandingkan kopi. Saat hamil, banyak ibu bertanya: apakah matcha aman untuk dikonsumsi atau justru harus dihindari? Jawabannya bisa aman, tetapi dengan beberapa catatan penting yang perlu kamu tahu.

 

Matcha memang boleh diminum oleh ibu hamil, selama tidak berlebihan. Sama seperti minuman lain yang mengandung kafein, ada batasan yang direkomendasikan agar konsumsi matcha aman bagi ibu maupun janin.

Kafein dalam matcha bersumber dari daun teh yang digiling sampai halus, sehingga sedikit lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa. Meski begitu, kadar kafein dalam matcha biasanya lebih rendah dibanding kopi.

 

Apa Risiko Jika Terlalu Sering Minum Matcha Saat Hamil?

Walaupun matcha punya banyak kandungan bermanfaat, minum terlalu sering atau terlalu banyak bisa membawa risiko, terutama karena faktor kafein dan beberapa zat lain dalam teh:

  1. Kafein yang Melewati Plasenta
    Kafein dari matcha dapat masuk ke aliran darah bayi melalui plasenta. Karena bayi belum bisa memetabolisme kafein dengan baik, ini bisa berpengaruh pada perkembangan mereka jika asupan kafein terlalu banyak.
  2. Risiko akibat Kafein Berlebih
    Jika kamu mengonsumsi kafein terlalu banyak selama hamil, beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan terjadinya:
    • meningkatnya risiko berat badan lahir rendah
    • kemungkinan persalinan prematur
    • gangguan tidur pada ibu hamil karena sifat stimulan kafein
    Rekomendasi umum adalah batasi total kafein dari semua sumber (kopi, teh, cokelat, minuman berenergi) tidak lebih dari 200 mg per hari.
  3. Penghambatan Nutrisi Penting
    Senang matcha memiliki antioksidan, namun senyawa tertentu seperti katekin dapat sedikit mengurangi penyerapan folat dan zat besi, yang penting untuk ibu hamil supaya terhindar dari anemia dan mendukung perkembangan janin yang sehat.
  4. Masalah Pencernaan dan Sensitivitas
    Beberapa ibu hamil mungkin merasa mual, perut tidak nyaman, atau acid reflux setelah minum matcha, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong atau terlalu pekat.

Minum Matcha yang Aman Saat Hamil

Agar matcha tetap aman dan bermanfaat saat hamil, perhatikan hal-hal ini:

 Batasi Jumlah
Disarankan ibu hamil cukup minum 1–2 cangkir kecil matcha per hari, atau jumlah yang membuat total kafein harian tidak melebihi batas aman (~200 mg).

 Perhatikan Sumber dan Kualitas
Pilih matcha berkualitas baik (lebih sedikit kontaminan seperti logam berat) daripada produk yang asal. Ini mengurangi risiko paparan zat berbahaya.

 Atur Waktu Konsumsi
Minumlah matcha di luar waktu kamu mengonsumsi suplemen zat besi atau makanan yang banyak zat besinya, agar penyerapan nutrisi tetap optimal.

 Perhatikan Reaksi Tubuhmu
Jika kamu merasa mual, gelisah, atau kesulitan tidur setelah meminum matcha, kurangi takarannya atau diskusikan dengan dokter kandungan.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Perlu-Tahu-Ini-Kebiasaan-Sehat-Yang-baik-Untuk-Melancarkan-Haid.png
23/Dec/2025

Haid merupakan proses alami yang dialami perempuan setiap bulan. Namun, tidak sedikit yang merasakan nyeri cukup hebat hingga mengganggu aktivitas harian. Kabar baiknya, keluhan tersebut dapat dikurangi dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten. Selain membantu meredakan nyeri, kebiasaan ini juga mendukung siklus haid yang lebih teratur.

Berikut beberapa kebiasaan sehat yang bisa diterapkan sehari-hari:

1. Aktif Bergerak dan Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik membantu melancarkan aliran darah serta merilekskan otot, sehingga kram haid dapat berkurang. Olahraga ringan yang aman dilakukan saat haid antara lain jalan cepat, jogging ringan, yoga, bersepeda santai, atau senam low impact. Cukup lakukan sekitar 30 menit secara rutin tanpa memaksakan diri.

2. Memenuhi Kebutuhan Tidur
Tidur yang cukup, sekitar 7–9 jam per malam, berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon. Pola tidur yang teratur membantu tubuh beradaptasi lebih baik, sehingga nyeri haid dapat berkurang dan tubuh terasa lebih bugar.

3. Menjaga Pola Makan Sehat dan Seimbang
Asupan makanan bergizi membantu mengurangi peradangan dan meredakan kram. Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi, kangkung, wortel, buncis, dan kacang panjang baik dikonsumsi saat haid. Lengkapi dengan buah-buahan seperti jeruk, pepaya, semangka, dan stroberi.
Sumber protein sehat seperti telur, ikan berlemak (salmon atau sarden), serta kacang-kacangan juga dianjurkan. Untuk minuman, pilih air putih, air kelapa, teh jahe hangat, atau susu rendah lemak. Sebaiknya batasi konsumsi minuman manis berlebihan, kafein, serta makanan tinggi garam dan olahan karena dapat memperparah kram.

4. Memperbanyak Minum Air Putih
Cukup cairan membantu mencegah dehidrasi, mengurangi kembung, dan meredakan kram. Minum air hangat juga dapat memberikan efek relaksasi pada otot perut, terutama saat nyeri haid muncul.

5. Mengelola Stres dengan Baik
Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan memperparah nyeri haid. Untuk mengatasinya, lakukan aktivitas relaksasi seperti latihan pernapasan, meditasi, beribadah, menulis jurnal, menekuni hobi, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

6. Menjaga Berat Badan Ideal
Berat badan yang terlalu rendah atau berlebih dapat mengganggu keseimbangan hormon yang berperan dalam siklus haid. Dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur, berat badan lebih terjaga dan siklus haid cenderung lebih lancar.

7. Mengenali dan Mencatat Siklus Haid
Mencatat siklus haid, durasi, serta gejala yang muncul setiap bulan membantu mengenali pola tubuh sendiri. Dengan begitu, perubahan yang tidak biasa dapat segera terdeteksi dan ditangani lebih cepat oleh tenaga medis.

Pilihan Makanan dan Minuman Pendukung Haid Lancar
Beberapa pilihan yang disarankan meliputi sayuran hijau, buah segar, ikan berlemak sehat seperti salmon, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta air putih dan teh herbal seperti jahe atau kunyit.

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Tanda-Tanda-Menstruasi-Terakhir-Sebelum-Perempuan-Hamil.-Apa-Saja-Gejalanya-Ini-Penjelasannya.png
22/Dec/2025

Menstruasi adalah proses alami yang terjadi pada wanita usia subur. Namun, ada masa ketika seseorang mengira dirinya mengalami haid, padahal itu adalah tanda awal kehamilan. Kondisi ini sering disebut sebagai menstruasi terakhir sebelum hamil atau perdarahan implantasi. Perdarahan ini muncul ketika sel telur yang telah dibuahi mulai menempel pada dinding rahim. Karena ciri-cirinya mirip dengan haid, sebagian wanita mudah keliru menganggapnya sebagai menstruasi biasa.

 

Ciri Menstruasi Terakhir sebelum Hamil

Berikut ciri-ciri yang biasanya muncul saat masa ini terjadi:

  • Darah yang keluar sangat sedikit, biasanya hanya berupa bercak, bukan aliran deras seperti haid normal.
  • Warna darah lebih cerah seperti merah muda atau kecokelatan, bukan merah tua seperti biasanya.
  • Durasi perdarahan jauh lebih singkat, bisa berlangsung selama beberapa jam hingga sekitar 1–3 hari.
  • Rasa kram yang muncul biasanya ringan atau hampir tidak terasa, tidak sekuat kram saat haid normal.
  • Pada beberapa wanita, muncul tanda awal kehamilan seperti payudara terasa lebih sensitif, mudah lelah, atau mual ringan.

 

Perbedaan Ciri-Ciri Menstruasi Biasa dengan Menstruasi Terakhir sebelum Hamil

Untuk membantu membedakan keduanya, berikut beberapa perbedaan yang sering terjadi:

  • Menstruasi biasa mengeluarkan darah lebih banyak, sedangkan menstruasi terakhir sebelum hamil hanya mengeluarkan bercak yang sangat sedikit.
  • Menstruasi normal berlangsung sekitar 2 sampai 7 hari, sedangkan menstruasi terakhir sebelum hamil berlangsung singkat, hanya beberapa jam sampai 3 hari.
  • Warna darah saat haid biasanya merah tua, sedangkan pada menstruasi sebelum hamil warnanya merah muda atau kecokelatan.
  • Haid normal bisa disertai gumpalan darah, sedangkan menstruasi terakhir sebelum hamil biasanya tidak ada gumpalan.
  • Menstruasi biasa disertai gejala PMS seperti kram kuat, perubahan mood, atau nyeri pada punggung. Pada menstruasi terakhir sebelum hamil, gejalanya lebih ringan dan bisa muncul tanda awal kehamilan seperti sensitif pada payudara atau mual ringan.

 

Cara Mengurangi Rasa Tidak Nyaman

Walaupun menstruasi terakhir sebelum hamil biasanya tidak terlalu menyakitkan, rasa tidak nyaman tetap bisa terjadi. Beberapa cara sederhana yang dapat membantu antara lain:

  • Mengompres perut dengan handuk hangat untuk mengurangi kram.
  • Istirahat yang cukup agar tubuh lebih rileks.
  • Minum air putih secara teratur untuk mengurangi sakit kepala atau rasa lelah.
  • Menghindari makanan yang dapat memicu mual seperti makanan pedas atau minuman berkafein.

Jika perdarahan lebih lama dari biasanya, terasa sangat menyakitkan, atau muncul gejala yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan begitu, kondisi tubuh dapat dipastikan sehat dan kehamilan dapat terpantau sejak dini.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Perempuan-Punya-Dua-Rahim-Apakah-Berbahaya-Ini-Penjelasannya.png
19/Dec/2025

Wanita dengan Dua Rahim: Normalkah? Wanita pada umumnya hanya memiliki satu rahim, yaitu organ berbentuk seperti pir yang berfungsi untuk tempat berkembangnya janin ketika hamil. Namun dalam kasus yang sangat jarang, ada wanita yang lahir dengan dua rahim kondisi ini dikenal secara medis sebagai uterus didelphys atau rahim ganda, yang berarti organ reproduksi berkembang tidak normal ketika masih dalam kandungan ibu.

 

Penyebab Terbentuknya Dua Rahim
Rahim seorang wanita berkembang dari dua saluran kecil yang disebut Müllerian ducts pada masa embrio. Biasanya kedua saluran ini menyatu untuk membentuk satu rahim. Jika mereka tidak menyatu dengan sempurna, masing-masing dapat berkembang menjadi rahim sendiri, sehingga menghasilkan dua rahim.

Penyebab pastinya belum dipahami sepenuhnya, tetapi kondisi ini adalah kelainan bawaan sejak lahir dan bukan sesuatu yang terjadi karena gaya hidup atau pilihan seseorang. Beberapa ahli menduga faktor genetik atau gangguan saat perkembangan janin berperan.

 

Apakah Kondisi Ini Berbahaya?
Memiliki dua rahim bukanlah “normal” dalam arti umum, tetapi juga bukan penyakit yang selalu berbahaya. Banyak wanita dengan uterus didelphys hidup sehat, memiliki hubungan seksual yang normal, serta bisa hamil dan melahirkan.

Namun, ada beberapa risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan wanita dengan satu rahim, antara lain:

  • Perdarahan menstruasi yang tidak biasa atau hebat.
  • Nyeri saat menstruasi atau hubungan intim.
  • Risiko keguguran yang sedikit lebih tinggi.
  • Risiko melahirkan prematur atau posisi bayi yang tidak optimal.
  • Kebutuhan pemantauan kehamilan yang lebih intens.

Selain itu, beberapa wanita juga punya kelainan lain yang terkait, seperti dua serviks atau dua saluran vagina karena struktur tubuhnya yang tergandakan.

 

Cara Mengatasinya (Penanganan & Perawatan)
Jika uterus didelphys tidak menimbulkan keluhan, sering kali tidak diperlukan pengobatan khusus. Banyak wanita dengan kondisi ini tidak melakukan perawatan apa pun dan tetap sehat.

Namun, bila terjadi masalah seperti nyeri hebat, perdarahan berat, atau masalah kehamilan berulang, dokter mungkin mempertimbangkan tindakan medis, seperti:

  • Operasi untuk mengatasi sekat atau kelainan anatomi yang menyebabkan gejala.
  • Tindak lanjut kehamilan yang ketat dan pemeriksaan rutin oleh dokter kandungan.
  • Penanganan nyeri atau gejala lain sesuai kebutuhan pribadi masing-masing pasien.

 

Bagaimana Cara Menghindarinya?
Karena kondisi ini bawaan sejak lahir, tidak ada cara yang terbukti bisa mencegah terbentuknya dua rahim. Ini bukan sesuatu yang terjadi karena pilihan hidup, pola makan, atau aktivitas tertentu, melainkan perbedaan dalam perkembangan organ janin di masa kehamilan ibu.

 

Cara Hidup Sehat bagi Wanita dengan Dua Rahim
Walaupun tidak bisa diubah, ada beberapa langkah agar wanita dengan dua rahim tetap sehat secara reproduksi dan umum:

  • Rutin kontrol ke dokter kandungan untuk memantau menstruasi, organ reproduksi, dan jika berencana hamil, sejak awal kehamilan.
    • Bicarakan rencana kehamilan secara detail dengan ahli kesehatan supaya risiko seperti prematuritas atau masalah posisi bayi bisa dikelola lebih baik.
    • Perhatikan gejala seperti nyeri parah, perdarahan tidak biasa, atau perubahan siklus menstruasi yang signifikan — segera konsultasikan dengan dokter.
    • Gaya hidup sehat, termasuk pola makan seimbang, cukup istirahat, dan mengelola stres, tetap penting untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

 

Intinya, dua rahim bukan sesuatu yang biasa terjadi, tetapi juga bukan sesuatu yang otomatis membuat hidup tidak normal. Dengan dukungan medis yang tepat dan gaya hidup sehat, wanita dengan uterus didelphys tetap dapat menjalani kehidupan dan kehamilan yang sukses.

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Siklus-IVF-Langkah-Demi-Langkah-Membantu-Mewujudkan-Kehamilan.png
17/Dec/2025

In Vitro Fertilization (IVF) adalah salah satu metode reproduksi berbantu (assisted reproductive technology or ART) yang membantu individu atau pasangan yang mengalami kesulitan hamil secara alami. Pada proses ini, pembuahan sel telur dan sperma dilakukan di laboratorium, kemudian embrio yang dihasilkan dimasukkan ke dalam rahim (uterus).

Siklus IVF terdiri dari beberapa tahap utama yang dilakukan secara berurutan selama beberapa minggu. Berikut penjelasan lengkapnya:

 

  1. Persiapan dan Pemeriksaan Awal

Sebelum siklus IVF dimulai, dokter akan menyarankan serangkaian pemeriksaan, termasuk:

  • Pengujian cadangan ovarium (ovarian reserve) untuk mengetahui jumlah dan kualitas sel telur.
  • Analisis sperma untuk menilai jumlah, bentuk, dan kemampuan gerak sperma.
  • Pemeriksaan rahim melalui USG atau prosedur lain untuk memastikan kondisi yang optimal.
  • Skrining penyakit menular yang dapat memengaruhi kehamilan.

Pemeriksaan ini penting untuk merencanakan teknik dan dosis obat yang tepat selama siklus IVF.

 

  1. Stimulasi Ovarium

Dalam siklus alami, tubuh biasanya hanya mematangkan satu sel telur setiap bulan. Namun pada IVF, dokter memberikan obat hormon untuk merangsang ovarium menghasilkan lebih banyak telur dalam satu siklus. Obat ini biasanya diberikan melalui suntikan selama sekitar 8–14 hari.

Selama fase ini, perkembangan folikel yang berisi sel telur dipantau secara rutin melalui pemeriksaan darah dan USG.

 

  1. Pengambilan Telur (Egg Retrieval)

Setelah folikel matang, dokter akan memberikan suntikan pemicu ovulasi. Sekitar 36 jam kemudian, sel telur diambil dari ovarium menggunakan jarum halus yang diarahkan lewat vagina di bawah panduan USG. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan bius ringan.

Sel telur yang berhasil diambil kemudian dibawa ke laboratorium untuk tahap berikutnya.

 

  1. Fertilisasi & Pengembangan Embrio

Di laboratorium, sel telur yang diambil akan disatukan dengan sperma dari pasangan atau donor. Ada dua cara fertilisasi:

  • Inseminasi konvensional, yaitu mencampurkan telur dan sperma dalam cawan petri.
  • ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection), yaitu menyuntikkan satu sperma langsung ke dalam sel telur biasanya dilakukan jika jumlah atau kualitas sperma rendah.

Telur yang berhasil dibuahi akan berkembang menjadi embrio selama beberapa hari di laboratorium, biasanya antara 3–5 hari.

 

  1. Transfer Embrio ke Rahim

Setelah embrio berkembang, dokter akan memilih satu atau lebih embrio yang dianggap paling sehat untuk ditransfer ke rongga rahim. Prosedur ini sederhana dan umumnya tidak memerlukan bius dilakukan dengan memasukkan embrio melalui kateter tipis lewat vagina dan serviks.

Jumlah embrio yang ditransfer sering disesuaikan dengan usia dan kondisi pasien, karena semakin banyak embrio dapat meningkatkan peluang hamil namun juga risiko kehamilan kembar.

 

  1. Periode Menunggu & Tes Kehamilan

Setelah transfer embrio, biasanya dokter menyarankan menunggu sekitar 9–14 hari sebelum melakukan tes darah untuk memeriksa hormon kehamilan (hCG). Hasil positif menandakan embrio telah berhasil menempel di dinding rahim.

Jika embrio tidak menempel atau tes negatif, siklus IVF dapat diulang dengan penyesuaian sesuai rekomendasi dokter.

 

Berapa Lama Siklus IVF?

Secara keseluruhan, satu siklus IVF dari stimulasi ovarium hingga transfer embrio biasanya membutuhkan waktu sekitar 4–6 minggu. Lama proses ini bergantung pada kondisi medis dan protokol klinik yang dipilih.

 

Opsi Tambahan: Pembekuan Embrio

Jika terdapat lebih banyak embrio yang berkualitas setelah tahap fertilisasi, sisa embrio dapat dibekukan (cryopreserved) untuk digunakan pada siklus berikutnya. Ini dapat menghemat waktu, biaya, dan mengurangi kebutuhan stimulasi ovarium berulang di kemudian hari.

 

Siapa yang Cocok Menjalani IVF?

IVF sering dipilih oleh:

  • Pasangan yang mengalami infertilitas atau kegagalan metode inseminasi lain (IUI).
  • Kondisi medis seperti endometriosis, saluran tuba tersumbat, atau rendah jumlah sperma.
  • Individu atau pasangan yang ingin menggunakan donor sel telur atau sperma.

 

Siklus IVF adalah proses reproduksi berbantu yang kompleks namun efektif untuk membantu kehamilan ketika cara alami tidak berhasil. Tahapan utama meliputi pemeriksaan awal, stimulasi ovarium, pengambilan telur, fertilisasi di laboratorium, pengembangan embrio, hingga transfer embrio ke rahim. Keberhasilan IVF dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia pasien, kualitas sel telur dan sperma, serta pengalaman klinik yang menangani prosedur ini.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Ini-Penjelasannya-Bagaimana-PCOS-Dapat-Diobati.png
16/Dec/2025

PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) adalah kondisi ketika tubuh perempuan mengalami ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi siklus haid, proses pelepasan sel telur, serta kondisi kulit dan berat badan. Meskipun PCOS tidak bisa disembuhkan total, kondisi ini bisa dikendalikan dengan perawatan yang tepat.
Setiap perempuan dapat menjalani penanganan yang berbeda, tergantung gejala yang paling mengganggu apakah haid tidak teratur, muncul jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, atau kesulitan hamil.

 

Berikut penjelasan mengenai bagaimana PCOS diobati.

  1. Mengatur Siklus Haid yang Tidak Teratur

Haid yang jarang atau tidak datang berbulan-bulan adalah keluhan yang paling sering muncul pada PCOS. Untuk menormalkan kembali siklus bulanan, dokter biasanya memberikan obat yang membantu menyeimbangkan hormon.

  • Pil KB kombinasi (estrogen + progesteron)

Pil KB kombinasi membantu:

  • membuat haid kembali rutin tiap bulan
  • mengurangi rasa nyeri saat haid
  • mengurangi jerawat
  • menurunkan pertumbuhan rambut berlebih

Pil KB bukan untuk mencegah kehamilan saja, tetapi juga untuk menstabilkan hormon yang tidak seimbang.

  • Progesteron dosis tertentu

Dokter dapat memberikan progesteron dalam bentuk pil atau suntikan selama beberapa hari dalam satu siklus.
Tujuannya:

  • memancing keluarnya haid
  • mencegah penebalan dinding rahim berlebihan yang bisa berbahaya jika haid tidak keluar dalam waktu lama

Cara kerja progesteron: tubuh diberikan “sinyal” bahwa masa haid sudah tiba, sehingga dinding rahim luruh.

 

  1. Mengatasi Jerawat dan Rambut Berlebih

Perempuan dengan PCOS sering mengalami jerawat parah atau rambut tumbuh lebih lebat pada wajah, dagu, dada, atau perut. Ini terjadi karena tubuh memproduksi lebih banyak hormon pemicu pertumbuhan rambut.

  • Pil KB kombinasi

Selain menormalkan haid, pil ini juga membantu:

  • mengurangi produksi hormon pemicu minyak berlebih
  • meredakan jerawat
  • mengurangi pertumbuhan rambut berlebih dalam jangka panjang
  • Spironolactone

Spironolactone adalah obat yang membantu menekan pertumbuhan rambut berlebih dan membuat jerawat lebih terkendali.
Biasanya digunakan bersama pil KB agar efeknya lebih kuat dan penggunaan obat lebih aman.

  • Perawatan kulit tambahan

Dokter kulit dapat memberikan:

  • krim khusus jerawat
  • obat minum untuk jerawat tertentu
  • perawatan laser untuk rambut berlebih

Obat-obatan ini tidak menyembuhkan PCOS, tetapi mengurangi gejala yang muncul pada kulit.

 

  1. Mengendalikan Gula Darah dan Nafsu Makan Berlebih

Banyak perempuan dengan PCOS mengalami masalah pengolahan gula. Tubuh menjadi kurang sensitif terhadap hormon pengatur gula sehingga lebih mudah lapar, cepat lelah, dan berat badan naik.

  • Metformin

Metformin membantu tubuh:

  • lebih mudah memproses gula
  • mengurangi rasa lapar berlebih
  • membantu menurunkan berat badan
  • membuat siklus haid lebih teratur karena gula darah lebih stabil

Metformin sering diberikan untuk perempuan PCOS yang memiliki kelebihan berat badan atau hasil pemeriksaan gula darah tidak normal.

 

  1. Membantu Kehamilan bagi Perempuan yang Sedang Program

PCOS sering membuat sel telur sulit matang atau tidak dilepaskan setiap bulan. Untuk membantu proses kehamilan, dokter memberi obat yang menstimulasi pelepasan sel telur.

  • Letrozole

Saat ini menjadi salah satu pilihan utama untuk merangsang ovulasi (pelepasan sel telur). Banyak perempuan berhasil hamil dengan obat ini.

  • Clomiphene

Sudah lama digunakan untuk memancing ovulasi. Cara kerjanya membuat tubuh mengirim sinyal agar indung telur melepas sel telur.

  • Suntikan hormon (gonadotropin)

Digunakan jika obat sebelumnya tidak berhasil. Suntikan ini merangsang indung telur lebih kuat.
Biasanya digunakan dengan pemantauan ketat oleh dokter.

  • Laparoskopi ovarium

Pada kondisi tertentu, dokter dapat melakukan tindakan kecil menggunakan alat khusus untuk membantu indung telur bekerja lebih baik.

  • Program bayi tabung (IVF)

Digunakan pada kasus PCOS yang sulit hamil meski sudah mencoba berbagai cara.

 

  1. Perubahan Gaya Hidup yang Sangat Penting

Meski terdengar sederhana, gaya hidup adalah salah satu “obat” penting untuk PCOS.

 

  • Menurunkan berat badan 5–10%

Hanya dengan menurunkan sedikit berat badan, banyak perempuan PCOS mengalami:

  • haid yang mulai rutin
  • jerawat berkurang
  • nafsu makan lebih terkendali
  • peluang hamil meningkat

 

  • Pola makan yang lebih sehat

Dokter biasanya menyarankan untuk:

  • mengurangi gula dan tepung putih
  • mengurangi minuman manis
  • makan lebih banyak sayur, buah, dan protein
  • memilih sumber karbohidrat yang lebih stabil (nasi merah, roti gandum)

 

  • Rutin melakukan aktivitas fisik

Tidak perlu olahraga berat.
Cukup:

  • jalan kaki 30 menit
  • bersepeda
  • jogging ringan
  • workout ringan di rumah

Aktivitas fisik membantu gula darah lebih stabil dan hormon lebih seimbang.

 

  • PCOS Tidak Bisa Hilang Sepenuhnya, Tapi Bisa Dikendalikan

Walau tidak bisa sembuh total, PCOS bisa dikelola dengan baik sehingga gejalanya jauh berkurang.
Tujuan pengobatan adalah:

  • membuat haid teratur
  • mengurangi masalah kulit dan rambut
  • membantu program hamil
  • menjaga gula darah tetap normal
  • mencegah komplikasi jangka panjang

Perawatan PCOS tidak untuk “menyembuhkan”, tetapi untuk membuat tubuh berfungsi senormal mungkin dan mencegah masalah kesehatan di masa depan.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Apakah-PCOS-Bisa-Diobati-Ini-Penjelasannya.png
13/Dec/2025

PCOS adalah kondisi yang terjadi akibat ketidakseimbangan hormon pada perempuan. Banyak yang bertanya apakah PCOS bisa sembuh total. Jawabannya: PCOS belum bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi gejalanya bisa dikendalikan sehingga tubuh tetap sehat dan aktivitas tetap normal.

Walaupun tidak ada obat yang bisa menghilangkan PCOS selamanya, ada banyak cara yang terbukti efektif untuk mengatur haid, mengurangi jerawat, mengatasi rambut berlebih, menurunkan keluhan kelelahan, dan bahkan membantu perempuan dengan PCOS untuk hamil. 

 

Mengapa PCOS Tidak Bisa Disembuhkan Sepenuhnya?

PCOS melibatkan banyak hal sekaligus: hormon, cara tubuh mengolah gula, dan faktor keturunan. Karena itu, tidak ada satu obat yang bisa memperbaiki semuanya dalam waktu singkat. Namun, kondisi ini bisa dikelola seperti mengelola tekanan darah atau kolesterol — dengan perawatan yang tepat, gejala dapat membaik dan risiko jangka panjang bisa dicegah.

 

Cara Mengendalikan PCOS agar Gejalanya Lebih Ringan

  1. Mengatur Pola Makan dan Berat Badan

Perubahan gaya hidup adalah langkah pertama yang paling membantu banyak perempuan. Menjaga pola makan seimbang dan aktif bergerak membuat tubuh lebih mudah mengatur hormon. Bahkan penurunan berat badan sedikit saja dapat memperbaiki siklus haid dan membantu tubuh mengolah gula dengan lebih baik.

  1. Obat Pengatur Haid

Untuk perempuan yang tidak sedang merencanakan kehamilan, dokter biasanya memberikan obat yang membantu menstabilkan siklus haid. Obat ini membuat haid datang lebih teratur, sekaligus mengurangi masalah kulit seperti jerawat atau minyak berlebih.

  1. Obat untuk Membantu Tubuh Mengolah Gula

Sebagian perempuan dengan PCOS memiliki tubuh yang sulit merespons insulin. Ada obat tertentu yang dapat membantu tubuh mengatur gula darah dengan lebih baik. Ketika gula darah lebih stabil, siklus haid sering ikut membaik.

  1. Perawatan untuk Jerawat dan Rambut Berlebih

Beberapa obat atau krim dapat membantu mengurangi jerawat dan pertumbuhan rambut berlebih. Perawatan ini tidak menghilangkan PCOS, tetapi membantu mengatasi efek yang muncul di kulit dan rambut.

  1. Perawatan untuk Mendukung Kehamilan

Untuk perempuan yang ingin hamil namun sulit ovulasi karena PCOS, dokter biasanya memberikan obat khusus untuk merangsang pelepasan sel telur. Pada beberapa kasus, dokter dapat menggunakan metode tambahan jika tubuh membutuhkan bantuan lebih. Banyak perempuan dengan PCOS berhasil hamil setelah menjalani perawatan ini.

 

Bisakah PCOS Hilang Sendiri?

PCOS tidak hilang begitu saja, tetapi gejalanya bisa berubah seiring waktu. Ada perempuan yang mengalami gejala lebih ringan setelah mengatur gaya hidup, dan ada yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Yang penting adalah mengenal tubuh sendiri dan rutin memeriksa kondisi ke dokter agar perubahan hormon bisa dipantau.

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya

 


Haid-yang-Tidak-Teratur-Kenali-Apa-itu-PCOS.png
12/Dec/2025

Banyak perempuan kerap menghadapi masalah haid yang datang terlambat, tidak teratur, atau bahkan tidak muncul selama beberapa bulan. Salah satu kondisi yang sering menjadi penyebab adalah Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), yaitu gangguan hormonal yang memengaruhi fungsi indung telur.

Apa Itu PCOS?

PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) adalah kondisi gangguan hormonal yang terjadi pada perempuan usia reproduksi, di mana indung telur (ovarium) tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada proses pematangan dan pelepasan sel telur, sehingga berdampak pada siklus menstruasi, kesuburan, serta berbagai perubahan pada tubuh.

Mengapa PCOS bisa terjadi?

Penyebab pasti belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan:

  • Faktor genetik

  • Ketidakseimbangan hormon

  • Resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh sulit menggunakan gula darah dengan baik.

Dampak PCOS

PCOS bukan hanya memengaruhi haid, tetapi juga dapat meningkatkan risiko:

  • Kesulitan hamil

  • Diabetes tipe 2

  • Gangguan metabolisme

  • Kenaikan berat badan

  • Masalah kulit dan rambut

Faktor yang Menyebabkan PCOS?

Hingga saat ini, penyebab pasti PCOS belum diketahui. Namun, faktor genetik dan perubahan hormon sejak masa remaja diyakini berperan dalam perkembangan kondisi ini. PCOS dapat dialami sejak awal pubertas dan bersifat jangka panjang. Meski demikian, gejalanya dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, olahraga rutin, serta penanganan medis yang tepat.

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Cara-Alami-Meningkatkan-Jumlah-dan-Kualitas-Sperma.png
11/Dec/2025

Banyak pasangan yang tengah berusaha memiliki momongan belum menyadari bahwa kualitas serta jumlah sperma memegang peran penting dalam keberhasilan pembuahan. Sperma merupakan sel reproduksi pria yang membawa materi genetik untuk membuahi sel telur wanita. Dalam sekali ejakulasi, pria dapat menghasilkan jutaan sperma, namun hanya sebagian yang benar-benar sehat dan berkualitas. Karena itu, menjaga kesehatan sperma menjadi salah satu kunci penting dalam upaya meningkatkan kesuburan pria.

Secara umum, jumlah sperma yang dianggap normal adalah sekitar 15 juta per mililiter air mani atau lebih. Namun, tidak hanya jumlah yang perlu diperhatikan. Kualitas spermamulai dari bentuk, kemampuan bergerak, hingga kekuatan DNA memiliki pengaruh besar terhadap peluang kehamilan. Ada beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma.

1. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Antioksidan

Buah dan sayuran berwarna terang seperti tomat, jeruk, wortel, dan bayam mengandung antioksidan seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E. Nutrisi ini membantu melindungi sperma dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan motilitas sperma. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi likopen secara rutin dapat memperbaiki bentuk dan meningkatkan jumlah sperma.

2. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Kurang minum dapat memengaruhi volume air mani dan menghambat penyaluran nutrisi ke sel sperma. Usahakan minum setidaknya delapan gelas air setiap hari. Anda juga bisa mendapatkan asupan cairan tambahan dari buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan timun.

3. Lakukan Olahraga Secara Teratur

Aktivitas fisik membantu meningkatkan kadar testosteron dan memperlancar aliran darah, yang berdampak positif pada produksi sperma. Pilih olahraga intensitas ringan hingga sedang seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda ringan. Sebaliknya, olahraga yang terlalu berat dapat meningkatkan stres oksidatif dan menurunkan kualitas sperma.

4. Kelola Stres dan Jaga Pola Tidur

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol yang berpotensi menekan produksi testosteron dan sperma. Pastikan Anda tidur 7–9 jam setiap malam. Untuk membantu mengatasi stres, cobalah melakukan meditasi, yoga, atau latihan pernapasan.

5. Hindari Paparan Suhu Panas di Area Testis

Suhu panas dapat menghambat proses pembentukan sperma. Hindari kebiasaan berendam air panas terlalu lama, sering menggunakan sauna, atau menaruh laptop di atas pangkuan. Pilih celana dalam yang longgar agar sirkulasi udara tetap optimal.

6. Jauhi Rokok, Alkohol, dan Narkoba

Zat berbahaya dalam rokok dapat merusak DNA sperma dan mengurangi jumlahnya. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat menurunkan kadar hormon seks pria. Selain itu, penggunaan obat terlarang seperti ganja dan narkotika dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel sperma.

7. Penuhi Asupan Vitamin dan Mineral Penting

Beberapa nutrisi berperan penting dalam pembentukan sperma sehat, seperti:

  • Zinc, untuk produksi testosteron dan sperma.

  • Vitamin C dan E, sebagai antioksidan alami.

  • Asam folat (B9), untuk pembentukan DNA sperma.

  • Selenium, mendukung pergerakan sperma.

  • Omega-3, membantu menjaga struktur membran sel sperma.

Sumber nutrisi ini dapat diperoleh dari ikan laut, telur, sayuran hijau, serta kacang-kacangan.

8. Batasi Konsumsi Gula dan Lemak Jenuh

Pola makan tinggi gula dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko obesitas serta gangguan hormon yang memengaruhi kualitas sperma. Pilihlah lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, dan ikan berlemak. Menerapkan pola makan seimbang juga membantu menjaga berat badan ideal.

9. Jaga Berat Badan Tetap Ideal

Kelebihan berat badan dapat mengganggu keseimbangan hormon dan menurunkan produksi sperma. Penurunan berat badan secara bertahap melalui pola makan sehat dan olahraga rutin dapat meningkatkan kesuburan dalam beberapa bulan.

10. Jaga Ritme Ejakulasi dan Hubungan Intim

Ejakulasi secara teratur membantu menjaga kualitas sperma. Terlalu sering ejakulasi dapat mengurangi jumlah sperma, sementara terlalu jarang bisa membuat kualitasnya menurun. Frekuensi hubungan intim 2–3 kali seminggu umumnya cukup untuk menjaga kesegaran sperma.

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Jumlah-Sperma-Sedikit-Waspadai-Oligospermia-dan-Dampaknya-pada-Kesuburan.png
09/Dec/2025

Oligospermia adalah kondisi di mana jumlah sel sperma dalam air mani (ejakulat) lebih rendah daripada normal. Menurut definisi medis, pria dikatakan mengalami oligospermia jika saat ejakulasi, konsentrasi sperma kurang dari 15 juta sperma per mililiter (mL).

Dengan jumlah sperma sedikit, peluang sperma berhasil membuahi sel telur menurun sehingga oligospermia tergolong sebagai salah satu penyebab utama kesulitan memiliki anak atau infertilitas pria.

 

Penyebab Oligospermia: Faktor yang Perlu Diwaspadai

Banyak hal bisa menyebabkan produksi sperma turun mulai dari masalah kesehatan, gaya hidup, hingga faktor lingkungan. Berikut penyebab yang paling umum:

  • Kelainan medis seperti pembengkakan pembuluh darah di skrotum (varikokel), gangguan hormon, infeksi organ reproduksi, atau sumbatan saluran sperma.
  • Paparan terhadap zat beracun misalnya logam berat, bahan kimia, pestisida yang dapat merusak produksi sperma.
  • Suhu terlalu panas di area testis misalnya sering menggunakan pakaian terlalu ketat, sering terkena panas tinggi, atau berendam lama di air panas.
  • Gaya hidup tidak sehat: merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kelebihan berat badan, pola makan buruk, kurang aktivitas fisik, stres.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu atau paparan zat yang mengganggu hormon dan produksi sperma.

Karena penyebabnya beragam, penting untuk mengevaluasi gaya hidup dan faktor medis jika Anda atau pasangan merencanakan kehamilan.

 

Gejala & Bagaimana Mengetahuinya

Salah satu tantangan dengan oligospermia: kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala khusus Anda mungkin tidak merasakan perubahan apapun.

Berikut beberapa indikasi yang mungkin muncul bila oligospermia disebabkan oleh masalah tambahan:

  • Komplikasi fungsi seksual: libido menurun, disfungsi ereksi.
  • Rasa sakit atau pembengkakan di area testis jika ada infeksi, varikokel, atau sumbatan saluran sperma.
  • Pasangan sulit hamil meskipun sudah berhubungan intim rutin tanpa alat kontrasepsi selama lebih dari satu tahun.

Untuk memastikan, dibutuhkan pemeriksaan laboratorium sperma (analisis semen). Hanya melalui tes tersebut dokter bisa mengevaluasi jumlah, kualitas, dan kemampuan sperma.

 

Apa yang Bisa Dilakukan?

Penanganan oligospermia sangat tergantung penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa upaya yang bisa dilakukan:

  • Perubahan gaya hidup sehat: berhenti merokok, kurangi alkohol, hindari panas berlebih di area testis, jaga berat badan ideal, makan makanan seimbang, dan rajin berolahraga.
  • Menghindari paparan zat beracun: jika bekerja di lingkungan dengan bahan kimia, gunakan perlindungan dan batasi kontak langsung.
  • Pengobatan medis jika ada gangguan: misalnya pengobatan infeksi, operasi untuk varikokel, ataupun terapi hormon jika diperlukan.
  • Pendekatan kesuburan dengan bantuan medis: jika sperma sangat sedikit atau kualitasnya rendah, ada metode reproduksi berbantu seperti inseminasi atau fertilisasi in vitro (IVF / ICSI) menggunakan sel sperma sehat untuk membantu pembuahan.

 

Memiliki oligospermia tidak berarti mustahil memiliki anak. Banyak pasangan berhasil mencapai kehamilan, terutama jika penyebabnya bisa ditangani atau dengan bantuan teknik medis. Namun kondisi ini memang bisa membuat proses kehamilan memerlukan waktu dan usaha lebih.

Yang paling penting: deteksi dini, evaluasi gaya hidup, dan konsultasi dengan dokter spesialis. Dengan langkah tepat medis maupun perubahan hidup peluang untuk memiliki keturunan tetap terbuka.

 

Jika Anda membutuhkan bantuan seputar program hamil, mengatasi infertilitas, dan program bayi tabung, Anda bisa kunjungi Signum Fertility Clinic untuk mendapatkan pelayanan yang Anda butuhkan.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di:

081336865595

Atau kunjungi langsung Signum Fertility Clinic di Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No.31-35, Pacar Keling, Kec. Tambaksari, Surabaya


Copyright by SignumFertility 2025. All rights reserved.